Bupati Lebak : UMKM dan Pengusaha Besar Harus Bersinergis

Ekbis  SENIN, 10 JULI 2017 , 20:02:00 WIB | LAPORAN: RA. SUDRAJAT

Bupati Lebak : UMKM dan Pengusaha Besar Harus Bersinergis

Bupati Lebak di acara fasilitasi kerjasama strategis antar usaha besar dan usaha kecil menengah di gedung Latansa/Ajat

RMOL. Pengembangan Usaha Mikro Mecil Menengah (UMKM) dalam mencapai keberhasilan dan persaingan, baik di pasar domestik maupun di pasar global, akan lebih mudah diwujudkan apabila dalam pelaksanaannya melibatkan pelaku usaha besar dan bersinergis antara pengusaha besar dengan pelaku UMKM, sebagaimana telah diatur dalam peraturan pemerintah nomor 44 tahun 1997 tentang kemitraan.

Hal itu dikatakan Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya dalam sambutanya pada saat membuka acara fasilitasi kerjasama strategis antar usaha besar dan usaha kecil menengah di gedung Latansa, Senin, (10/07/2017).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 100 pelaku UMKM, sembilan perbankan, sembilan perhotelan, sembilan Pasar Swalayan dan toko modern, dua perusahaan modal asing dan dua perusahaan modal dalam negeri.

"Kemitraan harus disertai dengan pembinaan terhadap pelaku usaha besar dan menengah berlaku umum dengan memperhatikan prinsip saling membutuhkan memperkuat dan saling menguntungkan," kata Iti.

Dijelaskan Iti, dalam menghadapi persaingan di abad ke-21, UMKM dituntut melakukan restrukturisasi dan reorganisasi dengan tujuan permintaan konsumen yang makin beragam, spesifik, produk yang berkualitas tinggi dan harga yang murah, maka kemitraan antara UMKM, pelaku usaha menengah dan besar, mutlak perlu dilakukan dalam rangka mewujudkan tujuan tersebut.

Karena menurutnya, karakteristik Kabupaten Lebak tidak bisa disamakan dengan kabupaten lain yang ada di Provinsi Banten seperti Cilegon, Tangerang dan Serang yang bisa meningkatkan perekonomian melalui industri besar, sedangkan Kabupaten Lebak yang merupakan kawasan konservasi, maka pembangunan industri besar tidak mungkin dilakukan dan salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan pengembangan dan pemberdayaan UMKM.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kabupaten Lebak, Wahab Rahmat menjelaskan, maksud dan tujuan diadakan kegiatan ini untuk memberdayakan usaha mikro, kecil dan menengah dengan cara pemberian kesempatan berusaha, dukungan, perlindungan dan pengembangan usaha seluas-luasnya sehingga mampu meningkatkan kedudukan, peran dan potensinya dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan masyarakat dan terciptanya lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan.  

"Dengan kerjasama ini saya harap pelaku UMKM dapat meningkatkan kapasitas usahanya melalui Inovasi dan peningkatan kualitas produknya dan pihak perbankan agar membantu permodalan sehingga dapat berkembang dan bersaing dengan produk-produk luar daerah atau luar negeri," ucap Wahab Rahmat. [dho]


Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Jokowi Hedonis dan Inkonsisten

Jokowi Hedonis dan Inkonsisten

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 , 17:00:00