DPC GMNI Pandeglang Dukung Pemerintah Terapkan Perpu Ormas

Politik  KAMIS, 13 JULI 2017 , 16:09:00 WIB | LAPORAN: ROSIDARTA

DPC GMNI Pandeglang Dukung Pemerintah Terapkan Perpu Ormas

Dean Bayu Permana, Ketua DPC GMNI Pandeglang/Daday

RMOL. Dewan Pimpinan Cabang, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kabupaten Pandeglang. Menyatakan sikapnya, untuk mendukung sepenuhnya langkah pemerintah, yang akan menerapkan Peraturan Pemerintah (Perpu) Nomor 2 Tahun 2017, sebagai pengganti UU No. 17 Tahun 2013, tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), yang secara garis besar, menegaskan untuk membubarkan Ormas yang tidak menganut faham Pancasila.

Menurut Dean Bayu Permana, selaku Ketua DPC GMNI Pandeglang. Negara berkewajiban melindungi kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Karena Pancasila merupakan pemersatu, falsafah dalam kehidupan berbangsa bernegara.

"Pancasila dan UUD 1945, telah menjadi konsensus nasional, Pancasila sudah final sebagai dasar negara Indonesia. Tentunya kita sebagai Bangsa Indonesia, harus berbangga diri dengan dasar negara kita tersebut, yang mampu mewujudkan persatuan dan kesatuan, dari ujung Sabang sampai ujung Merouke," tegas aktivis GMNI yang akrab disapa Deonk ini.

Diungkapkannya, dengan ditetapkanya Perpu nomor 2 tahun 2017, sebagai perubahan atas UU Nomor 17 Tahun 2013, tentang Ormas. DPC GMNI Pandeglang mendukung sepenuhnya terhadap keputusan pemerintah tersebut, dan sebagai langkah tepat yang diambil pemerintah, ditengah makin terbukanya Ormas yang Anti Pancasila.

"Ditengah makin terang-terangannya Ormas yang menganggap Pancasila adalah Thogut, sepertinya semakin eksis. Ditambah lagi dengan terbukanya ormas-ormas ini, secara fulgar mengkapanyekan sistem Khilafah Islamiah, yang jelas-jelas bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, sebagai landasan dan falsafah hudup bernegara di NKRI ini," jelas Deonk.

Ditegaskan Ketua GMNI Pandeglang, bahwa Pancasila sudah Final, Pancasila jauh lebih baik dari sistem Khilafah Islamiah, Kapitalisme, Liberalisme, maupun Komunisme. Maka dari itu, dengan ketegasan Pemerintah menerapkan Perpu No. 2 Tahun 2017 tersebut, adalah langkah tepat untuk menekan dan membubarkan Ormas yang Anti Pancasila.

"Kami mengajak kepada seluruh bangsa Indonesia, untuk lebih waspada, menjaga persatuan, memupuk kerukunan antar suku, agama, ras dan golongan. Kita jangan sampai lengah, karena acaman global sudah didepan mata, dimana ISIS sudah  menyatakan Perang terhadap Indonesia," tutupnya.[dho]


Komentar Pembaca
Akhirnya Program Ini Diresmikan

Akhirnya Program Ini Diresmikan

SABTU, 22 JULI 2017 , 21:00:00

PDIP Peringatkan Gatot

PDIP Peringatkan Gatot

JUM'AT, 21 JULI 2017 , 19:00:00

Tiongkok Harus Menghormati

Tiongkok Harus Menghormati

RABU, 19 JULI 2017 , 21:00:00