Triwulan Kedua Target Pajak di Pandeglang Baru Capai 40,24 Persen

Ekbis  JUM'AT, 14 JULI 2017 , 08:13:00 WIB | LAPORAN: ROSIDARTA

Triwulan Kedua Target Pajak di Pandeglang Baru Capai 40,24 Persen

Utuy Setiadi, Kepala BP2D Kabupaten Pandeglang/Daday

RMOL. Kepala Badan Penerimaan Pajak Daerah (BP2D) Kabupaten Pandeglang, Utuy Setiadi Beby, mengaku penerimaan pajak daerah hingga triwulan kedua, atau akhir Juni 2017 ini, baru mencapai 40,24 persen, dengan nominal pajak sebesar Rp. 13,99 miliar, dari target Rp. 34,78 miliar.

Berdasarkan data yang dirilis BP2D tersebut, pajak hotel menyumbang pendapatan Rp. 1,3 miliar, pajak restoran Rp. 629 juta, pajak hiburan Rp. 23 juta, pajak reklame Rp. 508 juta, pajak penerangan jalan Rp. 5,3 miliar,  pajak parkir Rp. 15 juta, pajak air bawah tanah Rp. 79 juta,  pajak mineral bukan logam dan batuan Rp. 77,4 juta.

"Dari pajak Sarang Burung Walet (SBW), kita tidak memiliki pemasukan alias nihil. Sedangkan untuk PBB, baru terealiasi Rp 3,4 miliar, dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), baru sekitar Rp. 2,1 miliar," jelas Utuy, Kamis (13/7/2017).

Masih menurut Kepala BP2D Pandeglag, dari sebelas objek pajak daerah yang menjadi potensi tersebut, diakuinya sampai triwulan kedua ini, pihaknya baru mendapatkan pemasukan 40,24 persen, atau sekitar Rp. 13,684 miliar, dari target sebesar Rp. 34.78 milyar.

"Kita pun selain mengejar peneriman pajak daerah yang sudah ditargetkan, kita juga memaksimalkan poteni-potensi objek pajak baru. Beberapa objek pajak baru yang sudah terinventarisir seperti perhotelan, dan restoran yang ada di kawasan Pantai Carita," tambahnya.

Selain itu semua, Utuy mengaku, bahwa pihaknya selama ini terus turun ke lapangan, untuk menginventarisir dan mencari objek pajak baru, terutama di Carita. Seperti halnya Coconut Island. Dirinya mengaku tidak tinggal diam, dan terus mengejar potensi yang dapat digali, sebagai sumber pendapatan daerah, dari sektor perpajakan.[dho]


Komentar Pembaca
Akhirnya Program Ini Diresmikan

Akhirnya Program Ini Diresmikan

SABTU, 22 JULI 2017 , 21:00:00

PDIP Peringatkan Gatot

PDIP Peringatkan Gatot

JUM'AT, 21 JULI 2017 , 19:00:00

Tiongkok Harus Menghormati

Tiongkok Harus Menghormati

RABU, 19 JULI 2017 , 21:00:00