FBN RI Lebak Siap Bangun Kerjasama Kemitraan Strategis

Daerah  SENIN, 17 JULI 2017 , 08:09:00 WIB | LAPORAN: RA. SUDRAJAT

FBN RI Lebak Siap Bangun Kerjasama Kemitraan Strategis

Sejumlah pengurus DPD FBN RI Kabupaten Lebak terbentuk dan siap dikukuhkan/Ajat

RMOL. Jika tidak ada halangan, dalam waktu dekat Forum Bela Negara Republik Indonesia (FBN RI) Kabupaten Lebak akan terbentuk dan dikukuhkan.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Bela Negara Republik Indonesia (FBN RI) Kabupaten Lebak, H. Ahya, mengatakan dibentuknya FBN RI Kabupaten Lebak sebagai bentuk menciptakan ketahanan nasional yang kokoh dan dinamis guna mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersatu dan berdaulat.

"Insya Allah, dalam waktu dekat ini pengurus di dalam FBN RI Kabupaten Lebak sudah fix dan siap untuk di kukuhkan," kata H. Ahya pada RMOLBanten usai menggelar rapat pembentukan susunan pengurus FBN RI Kabupaten Lebak di Kebon Jati, Pasirwaru, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Minggu, (16/07/2017). Selain dihadiri sejumlah pengurus DPD FBN RI Kabupaten Lebak, pada rapat tersebut hadir pula, Ketua Divisi Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan, Dewan Pengurus Pusat (DPP) FBN RI, Ceppy J, SH.

Selain itu, lanjut H. Ahya, FBN RI Kabupaten Lebak akan berupaya membangun kerja sama kemitraan strategis yang harmonis dengan seluruh aparat, baik TNI dan Polri, jajaran birokrat dan aparatur negara serta kekuatan-kekuatan pendukung lainnya.

"Kami ingin membangun potensi nilai-nilai kearifan lokal atau leluhur budaya bangsa yang berfungsi dan berperan sebagai instrumen pertahanan guna menghadang bentuk-bentuk ancaman dari kebudayaan asing yang dapat membelah persatuan dan kesatuan bangsa," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Divisi Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan, DPP FBN RI, Ceppy J, SH mengatakan, Kehadiran FBN RI Kabupaten Lebak, diharapkan dapat menumbuhkembangkan kesadaran bela negara bagi semua komponen bangsa yakni cinta tanah air, rela berkorban, mengutamakan kepentingan bangsa dan negara yaitu Pancasila dan UUD 1945 yang juga dilandasi rasa nasionalisme dan patriotisme sehingga mempunyai kemampuan bela negara. Karena, menurutnya, kekuatan sebuah negara tak hanya alat utama sistem senjata (alutsista) semata, tetapi juga manusianya (rasa nasionalismenya -red) terhadap negara.

"Kami ingin menyatukan dan memberdayakan segenap komponen kekuatan bangsa dalam upaya memantapkan sikap kritis dan progresif, guna mengatasi segala persoalan yang mengancam integritas dan identitas nasional," ungkap Ceppy.[dho]


Komentar Pembaca
Siapa Berani Lawan Gatot?

Siapa Berani Lawan Gatot?

SELASA, 19 SEPTEMBER 2017 , 19:00:00

Menteri PUPR Bersihkan Danau Rawa Pening

Menteri PUPR Bersihkan Danau Rawa Pening

SABTU, 16 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00

Buwas Jadi Cagub Jateng?

Buwas Jadi Cagub Jateng?

JUM'AT, 15 SEPTEMBER 2017 , 19:00:00