Legislator Lebak Himbau Kades Kembangkan Potensi Wisata

Pariwisata  SENIN, 17 JULI 2017 , 08:16:00 WIB | LAPORAN: RA. SUDRAJAT

Legislator Lebak Himbau Kades Kembangkan Potensi Wisata

Legislator Lebak, Dian Wahyudi di salah satu Air terjun (Curug) yang Berada di Kabupaten Lebak/Ajat

RMOL. Legislator (anggota DPRD -red) Lebak menghimbau kepada Kepala desa (Kades) di Lebak agar mampu mengembangkan potensi alam yang ada di daerahnya, diantaranya sektor pariwisata, Karena, saat ini potensi pariwisata di Lebak memiliki nilai jual yang bisa menjadi sumber pendapatan desa. Apalagi, seluruh desa di Lebak saat ini menerima Dana Desa (DD). Penggunaan dana desa tersebut bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi wisata.

"Potensi wisata yang ada di desa bisa dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMdes), sehingga dapat dijadikan sumber pendapatan desa, menyerap tenaga kerja dan meningkatkan perekonomian warga desa," kata salah satu legislator Lebak dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dian Wahyudi pada RMOLBanten di Rangkasbitung, Minggu, (16/07/2017).

Dijelaskan Dian, selain objek wisata budaya adat Baduy di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar yang cukup dikenal hingga mancanegara dan obyek wisata pantai diwilayah Lebak selatan, seperti pantai Bagedur, Pulo Manuk dan Pantai Sawarna, tambah Dian, masih banyak potensi kekayaan wisata alam yanga berada disejumlah desa di Lebak yang belum tertata dan dikelola secara baik, diantaranya potensi wisata air terjun (Curug). Karena, menurutnya di Lebak cukup banyak keberadaan Curug yang bernuasa indah dan alami, yang jika dikelola dan ditata secara baik akan banyak nilai posisif buat kemajuan desa tersebut.

"Potensi wisata di Kabupaten Lebak memiliki keunggulan dibandingkan daerah lain di Provinsi Banten. Untuk itu, Kami mendorong kepala desa untuk mampu mengembangkan potensi daerahnya, sehingga menyumbangkan pertumbuhan ekonomi masyarakat juga pendapatan APBDes dan menyerap lapangan pekerjaan," ungkap Ketua DPD PKS Lebak itu.

Sementara itu, salah satu warga Desa Jagaraksa, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, Eliyudin mengatakan, diwilayahnya terdapat tiga tempat wisata air terjun (Curug), yakni Curug Nanggeh, Curug Cilaki dan Curug Cikarag. Kondisi ketiga Curug tersebut, sangatlah indah, alami dan berair jernih.

Menurut Eli, sejak dibuka pada bulan Juli 2016 lalu, jumlah pengunjung selama liburan sekolah dan Idul Fitri kemarin, dari semua lokasi curug tersebut mencapai kunjungan 50 sampai 100 orang per hari. "Yang paling ramai dikunjungi adalah Curug Nanggeh, sebab akses menuju curug itu cukup mudah dicapai, dibandingkan dua Curug lainnya. Cuma membutuhkan 15 menit dari pemukiman warga. Sedangkan, dua Curug yang lain akses jalan menuju Curug tersebut belum memadai, membutuhkan penataan dan memang belum banyak orang tahu akan keberadaan tempat wisata air terjun ini," ujar Eli pada Wartawan

Dirinya yakin tempat wisata Curug yang berada di desanya akan semakin banyak pengunjung, "Tinggal akses jalannya saja sih yang membutuhkan pembenahan," ungkapnya.

Terpisah, Camat Kecamatan Muncang, Mohamad Dedi mengatakan, Kecamatan Muncang memiliki potensi alam air terjun di tiga lokasi. "Salah satunya yang berada di Desa Jagaraksa. Dan memang sesuai dengan instruksi Bupati Lebak, agar dapat menggali obyek wisata diwilayah masing-masing," papar Dedi.

Menurut Dedi, untuk obyek wisata air terjun yang berada di Desa Jagaraksa, memang perlu adanya pembenahan, terutama masalah infrastruktur jalan.

"Sejauh ini pihak desa baru memikirkan perencanaan pengembangan lokasi. Apa yang mesti dilakukan, agar tempat tersebut dapat menjadi obyek wisata yang layak dikunjungi oleh masyarakat luas," pungkas Camat.[dho]


Komentar Pembaca
Akhirnya Program Ini Diresmikan

Akhirnya Program Ini Diresmikan

SABTU, 22 JULI 2017 , 21:00:00

PDIP Peringatkan Gatot

PDIP Peringatkan Gatot

JUM'AT, 21 JULI 2017 , 19:00:00

Tiongkok Harus Menghormati

Tiongkok Harus Menghormati

RABU, 19 JULI 2017 , 21:00:00