Nana Subana: Maju Di Pilkada 2018, Sekda Banten Seharusnya Mengundurkan Diri

Politik  KAMIS, 10 AGUSTUS 2017 , 15:17:00 WIB | LAPORAN: MASYKUR RIDHO

Nana Subana: Maju Di Pilkada 2018, Sekda Banten Seharusnya Mengundurkan Diri

Koordinator JRDP, Nana Subana/Ridho

RMOL. Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 di Banten di selenggarakan di empat wilayah kabupaten dan kota se provinsi Banten. Dari empat wilayah tersebut kota Serang menjadi yang paling dinamis dengan banyaknya bakal calon yang mendaftar di partai politik. Selain dari kalangan politisi, ada juga calon dari birokrat dan akademisi.

Salah satunya Sekda Provinsi Banten, Ranta Soeharta yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) pun mencalonkan diri diajang pilkada kota Serang, Hal tersebut mendapat sorotan dari Jaringan Rakyat Untuk Demokrasi dan Pemilu.

Koordinator Jaringan Rakyat Untuk Demokrasi dan Pemilu (JRDP), Nana Subana menyampaikan bahwa sebagai ASN, Ranta seharusnya tidak terlibat politik praktis karena akan melanggar Undang Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

"Sekda itu Aparatur Sipil Negara (ASN), dan ASN dilarang ikut-ikut dalam politik praktis,lobi partai politik sana-sani berarti Sekda sedang terlibat politik praktis,dengan demikian Sekda sedang melanggar UU nomor 5 tahun 2014 tentang ASN," jelas nya saat dihubungi RMOLBanten.com.

Seharusnya menurut Nana, Ranta mengundurkan diri terlebih dahulu sebelum mencalonkan diri agar tidak melanggar Undang-undang tersebut. Dan jika tetap tidak mengundurkan diri maka gubernur harus bersikap tegas dengan mengusulkan pemberhentian Sekda Banten.

"Sejatinya sebagai pejabat tinggi daerah, Sekda memberi contoh baik dengan mengundurkan diri,dan saya berharap gubernur bersikap atas hal ini," ujarnya.

Nana juga berharap penyelenggaraan Pilkada di banten berjalan baik dan berintegritas.

"Harapannya Pilkada serentak 2018 utk 4 kabupaten dan kota di Banten berjalan dengan baik,pelaksanaannya transparan & berintegritas," pungkasnya.[jem]



Komentar Pembaca
Oentoek Padoeka Jang Moelja

Oentoek Padoeka Jang Moelja

MINGGU, 22 OKTOBER 2017 , 09:00:00

AHY Kandidat Terkuat Demokrat

AHY Kandidat Terkuat Demokrat

JUM'AT, 20 OKTOBER 2017 , 19:00:00

Gubernur DKI Jangan Banyak Pencitraan

Gubernur DKI Jangan Banyak Pencitraan

KAMIS, 19 OKTOBER 2017 , 21:00:00