Siswi PKL di DPMPPSP Pandeglang Alami Kesurupan Masal

Daerah  KAMIS, 10 AGUSTUS 2017 , 16:56:00 WIB | LAPORAN: ROSIDARTA

Siswi PKL di DPMPPSP Pandeglang Alami Kesurupan Masal

Saat penanganan siswi yang kesurupan oleh salah seorang Ustad/Daday

RMOL. Sejumlah siswi SMK 2 Pandeglang, SMK Danus, dan SMK Yasdu Cadasari, yang sedang melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL), di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu (DPMPPSP) Pandeglang, Kamis (10/8/2017), sekitar pukul 11.30 wib, mengalami kesurupan. Bahkan tidak tanggung-tanggung, kesurupan tersebut dialami sedikitnya 7 orang siswi PKL, serta satu penjual kue keliling.

Dari hasil pantauan RMOLBanten di lokasi, para siswa yang kesurupan tersebut, menjerit, berontak, tertawa dan mengamuk. Sehingga membuat panik se-isi kantor DPMPPSP Pandeglang.

Akibat bannyaknya yang kesurupan, seorang ustad yang berusaha menetralisir (menyembuhkan), para siswi yang kesurupan itu pun di buat repot. Dimana ketika satu orang tersadar, yang lain menjerut, dan jembali lagi kesurupan, pada siswi yang baru tersadar, demikian seterusnya, hingga lebih dari 1,5 jam lebih, sampai para siswi itu tersadar selurugnya.

Menurut salah satu saksi mata, yang juga siswa PKL di DPMPPSP, Ilham mengatakan, kejadian tersebut hanya menimpa 7 orang, dari 18 orang siswi-siswi PKL, yang berasal dari SMK Darma Nusantara (Danus), SMK 2 Pandeglang, dan SMK IT Yayasan Sosial Darul Ulum (Yasdu).

"Yang kena kesurupan dari SMK 2 namanya Ratna, Putri, dan Novi. Kalau SMK Danus itu namanya Vivi, Uun, dan Wita. Terakhir dari Yasdu cuma Nur," terang Ilham yang juga siswa salah satu Siswa SMK 2 Pandeglang ini.

Sementara itu, H. Endi Mulyadi, salah seorang ustad dari Kampung Gardutanjak, Pandeglang yang menangani para siswi kesurupan tersebut, mengatakan. Bahwa kejadian kesurupan itu, adalah hal yang biasa, dan umum terjadi dimana saja. Karena menurutnya, kesurupan terjadi akibat kosongnya fikiran, serta prilaku yang terkadang diluar kewajaran, sehingga mengakibatkan mahluk-mahluk gaib mengganggunya.

"Ini hal yang biasa terjadi dimana saja, terutama pada orang yang banyak melamun, atau pada orang-orang tertentu, yang ketika disuatu tempat baru, tidak ada tatakrama atau terlalu banyak bercanda, sehingga malah mengusik mahluk gaib yang ada di tempat tersebut. Tapi yang pasti, ini hanya sebuah pengingat saja buat kita, bahwa alam gaib itu benar adanya," jelas Ustad muda ini.

Sedangkan Kepala DPMPPSP Pandeglang, Dadan Tafif Danial, tidak bisa berkomentar banyak, dirinya hanya menghimbau agar dalam bekerja tidak banyak melamun, atau bercanda yang berlebihan.

"Alhandulillah sudah selesai, dan semuanya sudah dalam keadaan sadar kembali. Saya juga kaget dengan kejadian ini, mudah-mudahan ini tidak lagi terjadi. Dan semua yang kesurupan, dan teman-teman yang lainnya (PKL), sudah kita suru pulung untuk istirahat," ungkap Dadan.[dho]



Komentar Pembaca
Lawatan Rizal Ramli Di Maluku Utara

Lawatan Rizal Ramli Di Maluku Utara

SABTU, 02 DESEMBER 2017 , 17:00:00

Aneh! Rakyat Menjerit, Elektabilitas Melejit

Aneh! Rakyat Menjerit, Elektabilitas Melejit

JUM'AT, 01 DESEMBER 2017 , 15:00:00

Golkar Pastikan Novanto Siap Mundur

Golkar Pastikan Novanto Siap Mundur

KAMIS, 30 NOVEMBER 2017 , 17:00:00