Aksi Massa LPMP : Hak Angket Adalah Harga Mati

Kota Serang  SABTU, 12 AGUSTUS 2017 , 07:14:00 WIB | LAPORAN: ROSIDARTA

Aksi Massa LPMP : Hak Angket Adalah Harga Mati

Massa LPMP/Daday

RMOL. Ratusan massa yang tergabung dalam Lingkar Pemuda dan Mahasiswa Pandeglang (LPMP), datangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pandeglang, untuk menagih janji anggota dewan, yang akan menggunakan Hak Interpelasi dan Hak Angketnya, terhadap Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang.

Dari hasil pantauan RMOLBanten, massa aksi yang membawa sejumlah sepanduk bertuliskan " Turunkan Bupati Irna" maupun "DPRD Pandeglang Segera Lakukan Hak Interpelasi dan Hak Angket" dan sejumlah spanduk serta karton bertuliskan tuntutan-tuntutannya, kepung Gedung DPRD Pandeglang. Namun saya, keinginan massa untuk melakukan Audiensi, tidak kesampaian, karena tidak ada anggota dewan yang siap menerima mereka. Hingga aksipun dilanjutkan dengan berjalan kaki mengelilingi Alun-alun, dan Pasar Pandeglang.

Agus Nurul Husna, dalam orasinya meneriakan. "Kedatangan kami ke gedung wakil rakyat ini, adalah yang kesekian kalinya. Tuntutan kami jelas, yakni meminta para wakil kami untuk menggunakan Hak Interpelasinya terhadap Irna Narulita, selaku Bupati Pandeglang, yang telah kami anggap gagal dalam memimpin Pandeglang, sehingga kondisi pembangunan Pandeglang, serta jalannya roda pemerintahan, menjadi carut marut," teriaknya, Jumat (11/8/2017).

Berbeda dengan yang diteriakan Elfan Winata dalam orasinya, dia menganggap Hak Interpelasi saat ini, sudah tidak relevan lagi. Saat ini dianggapnya, yang lebih relevan adalah Hak Angket. Karena saat ini sudah bukan lagi waktunya untuk bertanya, tetapi waktunya untuk menyelidiki sejumlah kejanggalan yang telah terjadi, atas kebijakan-kebijakan amburadulnya.

"Saat ini Hak Angket jauh lebih relevan, agar para anggota DPRD bisa langsung selidiki, kejanggalan yang terjadi dilingkungan eksekutif. Seperti halnya, kebijakan Surat Edaran (SE) Bupati Tentang 10 Poin Penggunaan Dana Desa (DD), Rumah Sakit Pratama di Menes yang terkesan asal-asalan, dan Pembuatan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Cigeulis, dan masih banyak lagi yang lainnya. Sehingga Hak Angket, adalah harga mati bagi kita, untuk segera dilakukan oleh DPRD Pandeglang," tegas Elfan.

Dikatakannya juga, banyaknya kejanggalan, yang terjadi disetiap OPD serta ramainya isu pengadaan buku di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Pandeglang, Dinas Pertanian yang banyak masalah, dan Dinas Kesehatan (Dinkes), yang dianggapnya tidak maksimal dalam memberikan playanan kesehatan terhadap masyarakat. Belum lagi, bergentayangannya calo proyek maupun calo jabatan di Kabupaten Pandeglang ini.[dho]



Komentar Pembaca
Zulhas Jadi Prioritas Capres PAN

Zulhas Jadi Prioritas Capres PAN

SELASA, 22 AGUSTUS 2017 , 19:00:00

Bendera RI Dilecehkan, Dubes Rusdi Diam Saja?

Bendera RI Dilecehkan, Dubes Rusdi Diam Saja?

SENIN, 21 AGUSTUS 2017 , 17:00:00

Prabowo Puji Mahasiswa UBK

Prabowo Puji Mahasiswa UBK

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 21:00:00