Pembangunan Skatepark Pandeglang Jadi Gunjingan Warganet

Lifestyle  RABU, 16 AGUSTUS 2017 , 13:02:00 WIB | LAPORAN: ROSIDARTA

Pembangunan Skatepark Pandeglang Jadi Gunjingan Warganet

Screenshot beberapa komentar warganet di Instagram milik akun @motionsk8/Daday

RMOL. Wahana bermain bagi kalangan pecinta olahraga ekstrim di Pandeglag yang dikenal dengan sebutan Skatepark, berlokasi di Kawasan Stadion Badak Kuranten, Majasari, dan dibangun diatas lahan seluas 20x22 meter, dengan menelan anggaran sebesar Rp. 188 juta dari APBD Pandeglang Tahun 2017 ini, rupanya menjadi perdebatan yang cukup viral, terutama di kalangan warganet pecinta olahraga ekstrim tersebut.

Seperti halnya kondisi rintangan (Obstacle) skateboard, yang sempat di posting @dendyfachrein melalui akun Instagramnya. Disitu terlihat, warganet pecinta olahraga skateboard, ramai-ramai memberikan tanggapan yang cukup menohok, terkait desain dan kondisi skatepark yang dianggap sangat tidak profesional dan proposional.

Salah satu akun instragram milik Skater Internasional asal Bandung, dengan nama @Pevi Permana Putra, yang memberikan komentarnya cukup halus, namun seakan menyiratkan, ketidak mampuan Daerah dalam memberi fasilitas memadai, bagi sesama komunitasnya.

"Jangan sampai terjadi di kota kota lain nya. Ini pengalaman yang gagal tapi sangat bermanfaat buat kita yang mau bangun skatepark jangan coba coba merasa gampang bikin skatepark. Recomended @motionsk8," tulis mantan peserta World Cup Skateboarding di Amerika, tahun 2009 itu.

Sebelum Pevi, nyatanya skatepark yang menjadi tanggungjawab pembangunannya oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pandeglang, dan baru rampung sekitar Juli 2017 lalu tersebut. Juga sempat disikapi oleh akun produk skateboarding nasional @motionsk8.

Pada tanggal 18 Juni lalu, akun dengan jumlah pengikut yang mencapai 62.300 itu, menggunggah kembali postingan dari @greencitybmx. Kemudian unggahan itu dikomentari lebih dari 100 netizen.

Sebagian komentarnya, berisi kekecewaan dan menyayangkan pembangunan skatepark di Pandeglang. Seperti yang diungkapkan akun @mettmo yang menulis "Niat baik yg salah pelaksanaan".

Kemudian netizen lain mengomentari "Gara gara sok tau tentang skateboard sih" kecam akun @hideo_sk8.

"Beginilah jadinya Kalo tidak nampung dulu apirasi komunitas skateboarding/BMX harusnya di diskusiin dulu dengan ahlinya Atau pemain profesional" untuk bikin arena/skate Park dengan baik memenuhi standar nya, dari struktur dan dari teknis spec tembok nya juga gak mayakinkan bisa tahan lama! Kasian" ujar warganet lain @wellden

Skatepark Pandeglang yang dikerjakan oleh rekanan pelaksana CV. Bangun Waskita Karya, menjadi polemik dikalangan komunitas skateboard dan BMX di Pandeglang. Mereka bahkan enggan menggunakan fasilitas tersebut.

Mereka beralasan, skatepark tersebut membahayakan penggunanya lantaran memiliki obstacle yang tidak sesuai standar sehingga tidak layak dipakai.

Namun Dispora telah membantahnya. Mereka menegaskan bahwa skatepark yang dibangun melalui konsultan CV. Inet Indigo Desain itu telah memenuhi syarat. Dispora sendiri belum lama ini sempat menegaskan, kalau pembangunan itu tidak mesti melibatkan para komunitas.[dho]



Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Jokowi Hedonis dan Inkonsisten

Jokowi Hedonis dan Inkonsisten

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 , 17:00:00