Kecewa Terhadap Kinerja Dewan, Kumala Segel Gedung DPRD Lebak

Politik  SELASA, 12 SEPTEMBER 2017 , 15:02:00 WIB | LAPORAN: RA. SUDRAJAT

Kecewa Terhadap Kinerja Dewan, Kumala Segel Gedung DPRD Lebak

Aksi penyegelan gedung DPRD Lebak/Ajat

RMOL. Sejumlah Aktivis Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) melakukan aksi segel Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak, Selasa (12/09). Aksi Penyegelan Gedung Wakil Rakyat tersebut merupakan salah satu bukti kekecewaan masyarakat terhadap kinerja para wakil rakyat yang dianggap tidak bisa melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai mana yang telah di amanatkan oleh Undang-Undang, terlebih dalam menampung dan menindak lanjuti aspirasi dari masyarakat.

Menurut Ketua Umum Kumala, Imam Nurhakim,  mengatakan, ada beberapa aspirasi masyarakat  yang sampai hari ini belum bisa diselesaikan, bahkan hingga siang ini ruangan anggota DPRD Lebak masih kosong tidak ada satupun anggota yang berada di kantor. Ironis DPRD Kabupaten Lebak tunjangan sudah di naikan, namun kinerja semakin menurun dan mandul.

"Seharusnya dengan naiknya tunjangan, maka kinerjanya juga harus naik, bukan malah menurun," ungkap Imam.

Masih kata Imam, pihaknya meminta Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya, segera mungkin untuk mencopot Sekretaris dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Lebak yang dinilai tidak becus kerja, ada beberapa agenda yang harusnya dilakukan oleh Sekwan namun tidak pernah dilakukan.

"Kumala meminta Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya segera mencopot Sekwan Lebak karena dinilai tidak becus kerja," kata Imam.

Dijelaskan Imam, pihak Sekwan tidak pernah memberikan informasi atau pemberitahuan bahkan undangan tidak pernah tersampaikan terkait pembahasan Raperda dan sejumlah agenda kegiatan lainya.

Menurutnya, uji publik dan pembahasan yang dianggap penting, namun tidak pernah ada undangan kepada mahasiswa atau OKP. Padahal, pembahsan Raperda, anggaran dan uji publik idealnya harus diketahui bersama.

"Kita tahu sudah jadi dan akhirnya hasilnya tidak jelas dan tidak maksimal. Jangan sampai pembahasan rencana anggaran atau pembahsan lain itu hanya copy dari tahun sebelumnya," ujar Imam.

Hal senada dikatakan Ketua Kumala Perwakilan Rangkasbitung, Ila Nahlia, menurutnya, aksi penyegelan dipicu oleh kekesalan Kumala, yang tidak ditemui oleh para anggota dewan.

Menurutnya, Kabupaten Lebak merupakan daerah kaya akan sumber daya alam dan banyak potensi alam yang dapat dimanfaatkan untuk kelangsungan pembangunan daerah.

Namun menurut Ila, kondisinya terbalik dengan situasi di Kabupaten Lebak yang masih berpredikat tertinggal.

"Lebak masih di posisi tertinggal, salah satunya rusaknya infrastuktur jalan. Sangat disayangkan ketika hal ini terjadi sampai berlarut-larut," pungkasnya.[dho]



Komentar Pembaca
Siapa Berani Lawan Gatot?

Siapa Berani Lawan Gatot?

SELASA, 19 SEPTEMBER 2017 , 19:00:00

Menteri PUPR Bersihkan Danau Rawa Pening

Menteri PUPR Bersihkan Danau Rawa Pening

SABTU, 16 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00

Buwas Jadi Cagub Jateng?

Buwas Jadi Cagub Jateng?

JUM'AT, 15 SEPTEMBER 2017 , 19:00:00