DPR Setuju Program Legislasi Nasional Prioritas 2017

Politik  RABU, 13 SEPTEMBER 2017 , 15:24:00 WIB

DPR Setuju Program Legislasi Nasional Prioritas 2017

DPR RI/Net

RMOL. Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) resmi menyetujui perubahan Program Legislasi Nasional prioritas tahun 2017 dan Prolegnas prioritas 2015-2017.
 
Hal itu diputuskan dalam rapat paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto. Sebelumnya dia mempersilahkan perwakilan Badan Legislasi (Baleg) untuk menyampaikan evaluasi Prolegnas.

Wakil Ketua Baleg DPR RI, Firman Soebgyo yang mewakili Baleg dalam pidato evaluasinya mengatakan bahwa pada Senin (4/9) lalu, pihaknya sudah melakukan evaluasi Prolegnas bersama Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dan Kementerian Hukum dan HAM.

Disitu, dia mengatakan bahwa hasil evaluasi Prolegnas 2017 adalah penyelesaian pembuatan dan revisi UU oleh Alat Kelengkapan Dewan (AKD) tidak merata karena kurang koordinasi antara kementerian dan lembaga terkait.

"Karena ada AKD yang menyelesaikan target RUU sesuai alokasi waktu, namun ada yang belum menyelesaikan bahkan baru tahap penyusunan," bebernya di ruang rapat paripurna, Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (13/9).seperti dikutip RMOL.CO.

Nah, untuk memaksimalkan fungsi legislasi DPR, Baleg, kementerian dan lembaga terkait kemudian menyepakati perubahan Prolegnas prioritas dengan hanya memasukan tiga RUU dan satu RUU sebagai pengganti RUU yang ada dalam Prolegnas 2017.

Rapat koordinasi itu juga disepakati dua RUU masuk dalam Prolegnas prioritas tahun 2015-2019 yaitu RUU tentang Permusikan dan RUU tentang Hak atas Tanah Adat. Adapun ketiga RUU itu antara lain RUU tentang Sumber Daya Air yang merupakan usulan DPR, RUU tentang Serah Simpan Karya Cetak, Karya Rekam dan Karya Elektronik, dan RUU tentang Konsultan Pajak.

"Satu RUU sebagai pengganti RUU yang ada dalam Prolegnas 2017 yaitu RUU tentang Praktik Pekerjaan Sosial," urainya.
  
Usai membacakan hasil evaluasi di posium, politisi Partai Golkar ini pun balik ke kursinya. Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto selaku pimpinan sidang pun mengambil alih dengan menanyakan kepada semua anggota apakah semua Anggota DPR RI setuju dengan apa yang dibacakan oleh Firman.

"Apakah disetujui?" tanya Agus yang dijawab riuh "setuju" semua Anggota DPR RI yang hadir. [dho]
 

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Jokowi Hedonis dan Inkonsisten

Jokowi Hedonis dan Inkonsisten

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 , 17:00:00