Distanak Pandeglang Pinjamkan Pompa Air

Daerah  SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 15:16:00 WIB | LAPORAN: ROSIDARTA

Distanak Pandeglang Pinjamkan Pompa Air

Ilustrasi/net

RMOL. Sejumlah daerah yang mengalami kekeringan di wilayah selatan Pandeglang, rupanya tidak hanya berdampak pada kebutuhan air bersih rumah tangga, kondisi kemarau yang panjang tersebut, juga berdampak pada sektor pertanian. Seperti halnya dikatakan Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, pada Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Pandelang Rahmat Zultika, Senin (25/9/17).

Guna mengantisipasi kondisi kekeringan, di sejumlah wilayah sentra produksi pertanian di Pandeglang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang melalui Dinas Pertanian dan Peternakan, memberikan bantuan pinjaman pakai Pompa Air pada kelompok tani, untuk dapat mengairi area pesawahannya, yang terdampak oleh kondisi kemarau akhir-akhir ini, dan itupun bagi sejumlah wilayah yang dekat dengan aliran sungai, atau sumur.

"Kalau wilayah irigasi tersier itu yang teknis, kebanyakan berada di sebagian wilayah utara, sedangkan wilayah tengah dan selatan, kebanyakan pesawahannya tadah hujan. Maka dari itu, di sejumlah wilayah tengah dan selatan yang sampai saat ini belum ada hujan, kita upayakan dengan memberikan bantuan pinham pakai pompa air, untuk dapat mengaliri pesawahannya dengan air, yang diambil dari sungai atau sumur," jelas Rahmat Zultika ini.

Dikatakannya juga, pompa yang diberikan kepada petani, atau kelomok tani tersebut, sifatnya hanya pinjaman pakai, sehingga jika pompa tersebut tidak digunakan lagi, maka kelompok tani harus mengembalikan ke Dinas Pertanian dan Peternakan Pandeglang.

"Masyarakat yang minta bantuan peminjaman pompa, itu yang sudah kita berikan. Itu pinjamannya, jadi mereka ambil, nanti sudah dipakai, mereka pulangin karena ini sifatnya brigade bukan bantuan hibah. Wilayah yang sudah disalurkan yaitu Munjul, Sobang Panimbang, Carita, dan Labuan," tambahnya.

Selain itu, lanjut Rahmat, selama pompa air dipinjamkan, perawatan pompa air merupakan tanggung jawab kelompok tani, sehingga jika terjadi kerusakan atau sejenisnya, maka kelompok tani harus memperbaiki terlebih dahulu sebelum dikembalikan ke Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pandeglang.

"Kan peminjaman itu ada berita acaranya ya, perawatan kemudian akibat kerusakan itu diserahkan pada kelompok tani," tutupnya. [jem]



Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Jokowi Hedonis dan Inkonsisten

Jokowi Hedonis dan Inkonsisten

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 , 17:00:00