Kembali Warga Pagerbatu Gotongroyong Perbaiki Jalan Poros Kelurahan

Daerah  KAMIS, 12 OKTOBER 2017 , 10:07:00 WIB | LAPORAN: ROSIDARTA

Kembali Warga Pagerbatu Gotongroyong Perbaiki Jalan Poros Kelurahan

Lurah Pagerbatu saat meninjau warganya yang sedang ber-gotongroyong di jalan kampung Jarokasan/Daday

RMOL. Puluhan warga RW. 08 dengan RW. 07 Kampung Jarokasan, Kelurahan Pagerbatu, Kecamatan Majasari, Pandeglang. Kembali lakukan gotongroyong membangun poros jalan kelurahan yang ada di kampungnya, sepanjang 3x300 meter, dengan cara melakukan pengecoran secara manual, melalui dana patungan swadaya masyarakat, di kedua RW tersebut.

Ditemui di lokasi gotongroyong, Ketua RW. 08 Sapini mengatakan, kegiatan gotongroyong untuk yang kesekian kali nya ini, diakuinya sebagai salah satu upaya warga masyarakat Pagerbatu, yang selama ini mendambakan jalan ke kampungnya bagus. Pasalnya, jalan poros kelurahan tersebut, terbilang sudah puluhan tahun, tidak pernah mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Pandeglang.

"Selama puluhan tahun jalan ke kampung kami ini kondisinya sangat memprihatinkan, dan seakan disesuaikan dengan julukan Pagerbatu pak, soalnya jalannya pun batu semua. Maka dari itu, karena terlalu lama kita menunggu realisasi janji Pemda Pandeglang, yang katanya mau ngebangun jalan poros kelurahan ini, sampe saat ini belum juga di bangun. Makanya warga bersepakat, untuk menutupi lubang-lubang yang besar, kita cor agar tidak terlalu berbahaya," aku Sapini, Kamis (12/10/2017).

Masih menurut Ketua RW. 08 Kelurahan Pagerbatu. Menurutnya, jalan ke dari mulai Kuranten ke Pagerbatu, yang jaraknya kurang lebih 3-4 Km tersebut, kondisinya terbilang cukup parah, sementara ada pun pembangunan yang dilakukan dengan melakukan Rabat Beton dari Pemkab Pandeglang, hanya dilakukan dari mulai simpang empat Maja sampai Kuranten saja, sementara dari mulai Kuranten-Pasir Angin, tidak juga mendapat perbaikan.

"Jalan dari Kuranten ke Pagerbatu sampai Kampung Pair Angin. Jalannya bukan saja menanjak, tapi juga sangat memprihatinkan, terlebih dari milai kampung kami (Jarokasan), sampai Pasir Angin, Kelurahan Pagerbatu, yang sudah tidak lagi berbentuk jalan poros kelurahan, hingga sering terjadi kecelakaan, para pengendara roda dua (motor) terjatuh, apa lagi kalau musim hujan, jalan menjadi lebih berbahaya, sehingga warga bersepakat patungan, untuk memperbaiki sejumlah titik yang kami anggap berbahaya dan paling parah pak," paparnya, panjang lebar.

Sementara itu Yana, Lurah Pagerbatu, Kecamatan Majasari, yang ditemui di lokasi gotongroyong masyarakat Jarokasan, mengatakan. Bahwa ini metupakan bentuk kebersamaan yang solid dari masyarakatnya di Kelurahan Pagerbatu, mereka rela patungan, dan rela kerja bersama dengan meninggalkan aktifitas rutinnya, hanya untuk memperbaiki jalan yang melewati kampungnya tersebut.

"Alhamdulillah, masyarakat di sini cukup kompak. Dan gotongroyong ini adalah kegiatan warga di Pagerbatu, untuk yang kesekian kalinya, hanya untuk memperbaiki jalan poros desa (kelurahan), yang sebenarnya menjadi tanggungjawab kami, selaku Pemerintah Daerah. Tapi mudah-mudahan, program rabat beton jalan Kuranten ke Pasir Angin, yang melewati jalan ini, tahun depan (2018) dapat dianggarkan, jadi masyarakat benar-benar akan merasakan jalan bagus ke kampungnya," jelas Yana. [JEM]



Komentar Pembaca
Lawatan Rizal Ramli Di Maluku Utara

Lawatan Rizal Ramli Di Maluku Utara

SABTU, 02 DESEMBER 2017 , 17:00:00

Aneh! Rakyat Menjerit, Elektabilitas Melejit

Aneh! Rakyat Menjerit, Elektabilitas Melejit

JUM'AT, 01 DESEMBER 2017 , 15:00:00

Golkar Pastikan Novanto Siap Mundur

Golkar Pastikan Novanto Siap Mundur

KAMIS, 30 NOVEMBER 2017 , 17:00:00