Penambang Batubara "Ngadu" Ke DPRD Lebak

Daerah  RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 17:58:00 WIB | LAPORAN: RA. SUDRAJAT

Penambang Batubara

Belasan Penambang Batubara Bayah mengadu Ke DPRD Lebak/Ajat

RMOL . Belasan penambang  batubara yang beroperasi di Blok/Kampung Sangko, Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak mendatangi gedung DPRD Lebak untuk meminta perlindungan karena mengaku sering menjadi korban pungli dari oknum aparat, Rabu (8/11).

Kedatangan para penambang batubara yang merupakan warga Bayah tersebut,  diterima Wakil Ketua DPRD Lebak, Mas Yogi Rochmat dan Ucu Suherman serta anggota Komisi IV.

Perwakilan penambang, Kukun Kurnia, dihadapan para wakil rakyat, membeberkan bahwa, ratusan warga Bayah sudah puluhan tahun menggantungkan hidupnya dari menambang batubara. Namun sejak ijin tambang kewenangannya diambil alih Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, mereka sudah tidak bisa lagi menguruskan perijinan, sehingga kerap menjadi korban ajang pungli pihak tertentu.

"Sebelum tahun 2014 kami punya ijin dari Pemkab Lebak. Namun, sejak 2014 perijinan tambang diambil alih oleh Pemprov Banten, jadi kami memang tak berijin.Tapi kami butuh untuk mencari makan,” ungkap Kukun.

Namun, dihadapan para anggota DPRD Lebak, para penambang enggan menyebutkan nama oknum yang dimaksud dengan alasan takut.

"Tidak perlu kami sebut oknum dan asal institusinya.” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Lebak, Mas Yogi Rochmat dalam pertemuan itu menyarankan agar para penambang menempuh ijin sesuai ketentuan.

"Silahkan proses ijinnya. Bawa kelengkapan kepemilikan tanahnya, biar nanti Pemkab Lebak menerbitkan rekomendasinya ke Pemprov Banten.” tutur Yogi.

Masih kata Yogi, bila sudah memiliki ijin tentunya tidak akan ada lagi yang berani melakukan pungli ke penambang.

"Kasihan para penambang, mereka jadi bulan-bulanan pungli oknum," ucap Yogi.

Terpisah, salah satu penggiat sosial dari Lebak Selatan, Deni Ismayadi mengatakan, pihaknya menyayangkan adanya oknum aparat yang melakukan pungli ke sejumlah penambang batubara yang ada di Bayah.

"Saya sangat menyayangkan adanya oknum dari penegak hukum yang melakukan pemerasan atau pungli. Kami mohon agar oknum yang di duga terlibat pungli itu di kenakan sanksi," tegas Deni. [JEM]



Komentar Pembaca
Lawatan Rizal Ramli Di Maluku Utara

Lawatan Rizal Ramli Di Maluku Utara

SABTU, 02 DESEMBER 2017 , 17:00:00

Aneh! Rakyat Menjerit, Elektabilitas Melejit

Aneh! Rakyat Menjerit, Elektabilitas Melejit

JUM'AT, 01 DESEMBER 2017 , 15:00:00

Golkar Pastikan Novanto Siap Mundur

Golkar Pastikan Novanto Siap Mundur

KAMIS, 30 NOVEMBER 2017 , 17:00:00