Pemkab Lebak Komitmen Wujudkan Kota Layak Anak

Daerah  JUM'AT, 17 NOVEMBER 2017 , 16:45:00 WIB | LAPORAN: RA. SUDRAJAT

Pemkab Lebak Komitmen Wujudkan Kota Layak Anak

Bupati Lebak bersama anak-anak di acara Launching Kabupaten Lebak Sebagai Kota Layak Anak/Ajat

RMOL. Sebagai tunas, potensi, dan generasi masa depan penerus cita-cita perjuangan bangsa, setiap anak memiliki hak hidup sekaligus tumbuh dan berkembang sebagai upaya mewujudkan anak-anak Kabupaten Lebak yang sehat, berkualitas dan berakhlakul karimah.

Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak dalam rangka mewujudkan Kabupaten Lebak menuju kota layak anak tidak hanya sebatas memenuhi Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 dan Perda Nomor 8 Tahun 2013 tentang perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan di Kabupaten Lebak, akan tetapi yang sangat mendasar adalah wujud pertanggung jawaban kita untuk memastikan bahwa anak wajib mendapatkan jaminan perlindungan, jaminan kasih sayang bahkan harus terhindar dari berbagai tindak kekerasan, perlakuan deskriminasi, termasuk tindak pidana perdagangan orang (Humas Trafiking). Hal itu diungkapkan Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya saat menghadiri launching Kabupaten Lebak Layak Anak dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2017 dengan mengusung tema "Perlindungan Anak Dimulai Dari Keluarga" di Pendopo Setda Lebak, Jumat (17/11)

Dijelaskan Iti Octavia, salah satu perhatian pemerintah daerah adalah perhatian kepada ibu hamil, yang harus dijaga, dicukupkan gizinya, permeriksaan secara rutin dan harus dipastikan bersalinnya oleh pihak medis seperti dokter atau bidan terlatih dan anak harus mendapatkan asi eklusif selama 2 tahun.

"Saya perintahkan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) termasuk Tim Pokja Layak anak Kabupaten Lebak untuk melaksanakan sesuai tupoksinya terhadap kebutuhan hak anak, termasuk anak yang berkebutuhan khusus," ucap Iti Octavia seraya berpesan kepada para orang tua di Kabupaten Lebak harus melindungi, mengasuh, memelihara dan mengajarkan pendidikan karakter juga penanaman nilai budi pekerti luhur sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan hindari perkawinan pada usia dini anak.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), Tajudin Yamin mengatakan, tujuan peringatan Hari Anak Nasional yaitu memperkokoh komitmen terhadap upaya menghormati hak anak, menjamin dan melindungi anak dari berbagai tindak kekerasan, meningkatkan perhatian dan menciptakan ruang dan gerak kasih sayang.

"Jumlah anak di Kabupaten Lebak sebanyak 390.121 jiwa, baik yang telah lahir maupun yang masih didalam kandungan dan seluruhnya mengharap kasih sayang juga doa bahkan perlindungan dari orang tua dan kita semua terutama sesuai arahan dan kebijakan Bupati Lebak untuk menyediakan 5 zona aman bagi aman yaitu, sekolah ramah anak, RS dan Puskesmas ramah anak, perusahaan peduli anak, ruang terbuka hijau, taman bermain ramah anak dan terakhir angkot ramah anak" papar Tajudin. [JEM]



Komentar Pembaca
Lawatan Rizal Ramli Di Maluku Utara

Lawatan Rizal Ramli Di Maluku Utara

SABTU, 02 DESEMBER 2017 , 17:00:00

Aneh! Rakyat Menjerit, Elektabilitas Melejit

Aneh! Rakyat Menjerit, Elektabilitas Melejit

JUM'AT, 01 DESEMBER 2017 , 15:00:00

Golkar Pastikan Novanto Siap Mundur

Golkar Pastikan Novanto Siap Mundur

KAMIS, 30 NOVEMBER 2017 , 17:00:00