Perubahan Aturan Alat Tangkap, Nelayan Kronjo Tidak Bisa Melaut

Daerah  JUM'AT, 12 JANUARI 2018 , 10:22:00 WIB | LAPORAN: MULYADI

Perubahan Aturan Alat Tangkap, Nelayan Kronjo Tidak Bisa Melaut

Anhar, Ketua Paguyuban Nelayan Kronjo Tangerang/Mulyadi

RMOL. Nelayan yang ada di Kabupaten Tangerang dari awal Desember hingga saat ini enggan untuk melaut, pasalnya para nelayan merasa dirugikan oleh peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 2 Tahun 2015 tentang Peraturan Alat Tangkap.

Masyarakat nelayan pada saat ini sangat resah dan kemungkinan juga lapar karena tidak bisa melaut, peralihan alat tangkap menjadi penyebab nelayan Kronjo tidak bisa melaut.

Biaya menggunakan alat tradisional sangatlah tinggi, karena nelayan rupanya belum siap dengan alat tangkap tradisional, selain jumlah tangkapan ikan sedikit, dan biaya operasional melaut pun sangat besar, hal itu berbanding terbalik dengan penggunaan alat tangkap dengan Cantrang,” kata Anhar selaku Ketua Paguyuban Nelayan Kronjo Tangerang, Kamis (11/01/2018)

Anhar melanjutkan, nelayan sudah merasa cocok dalam menggunakan alat tangkap Cantrang.

Tetapi apalah daya, kami terbentur dengan Permen Kelautan dan Perikanan No.2 Tahun 2015 yang melarang nelayan menggunakan Cantrang, dan ada juga nelayan yang tertangkap dilaut jika melaut menggunakan alat tangkap Cantrang,” tandasnya.

Untuk itu, lanjut Anhar, kepada pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Tangerang dan instansi terkait agar bisa memfasilitasi para nelayan, supaya pemerintah pusat mendengar keluhan nelayan yang ada di Kabupaten Tangerang.

Hal senada juga dikatakan oleh Rachmat Segara selaku Nelayan Kronjo, bahwa jika nelayan tidak melaut, bisa dipastikan anak nelayan akan menjadi imbasnya.

Mereka akan kekurangan gizi karena ayahnya tidak bisa mencari nafkah, otomatis juga pendidikan akan menjadi terbengkalai, sehingga kesemuanya itu satu kesatuan dalam hidup,” jelas Rachmat.

Rachmat juga menilai, untuk perdagangan ikan bisa dipastikan ikan akan langka di pasaran, karena nelayan tidak bisa melaut dari tanggal awal bulan kemarin hingga saat ini.[MAN]


Komentar Pembaca
Anies Pencitraan Pakai Becak

Anies Pencitraan Pakai Becak

RABU, 17 JANUARI 2018 , 19:00:00

50 Ribu Advokat Akan Boikot KPK

50 Ribu Advokat Akan Boikot KPK

SELASA, 16 JANUARI 2018 , 19:00:00

Beras Mahal, Rakyat Irit Makan

Beras Mahal, Rakyat Irit Makan

SENIN, 15 JANUARI 2018 , 17:00:00

Workshop Media Menyambut Pilkada

Workshop Media Menyambut Pilkada

KAMIS, 04 JANUARI 2018 , 11:53:00