Berbagi Pengalaman Dari Tokoh Terbang: Menembus Langit

Lifestyle  SELASA, 08 MEI 2018 , 09:07:00 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Berbagi Pengalaman Dari Tokoh <i>Terbang: Menembus Langit</i>

Foto : RMOL

RMOLBanten. Penonton film "Terbang: Menembus Langit" dibagi pengalaman dari pemilik dari Value Your Life-A Life Changing Bootcamp, Onggy Hianata.

Onggy merupakan tokoh yang menginspirasi sutradara, Fajar Nugros, untuk membuat film berdurasi 1 jam 51 menit itu. Film tersebut menceritakan perjuangan Onggy di Tarakan, Kalimantan Utara, yang berlanjut ke Surabaya dan Jakarta.

Baca juga: Nilai Film Terbang: Menembus Langit Dari Sang Tokoh

Beberapa waktu lalu, redaksi berkesempatan mengikuti acara meet and greet dan bedah film itu yang dilaksanakan di SMA Katolik Sang Timur, Jakarta Barat, dan di CGV Mall of Indonesia (MOI).

Dalam kesempatan itu, Onggy mengungkap sembilan nilai yang tertuang dalam film tersebut. Yaitu, Berani Bermimpi, Bhinneka Tunggal Ika, Cinta Indonesia, Keluarga, Respek, Kerja Keras, Cinta, Support, dan Pantang Menyerah.

Menurut Onggy, sifat berani bermimpi harus ada dalam diri setiap manusia. Dengan begitu seseorang mau berjuang untuk menggapai mimpinya.

"Saya lahir di Tarakan, saya pergi ke Surabaya untuk kuliah. Saya berpikir kalau saya tinggal di kota kecil Tarakan sulit untuk maju," ujarnya.

Saat berkuliah, Onggy merasakan bagaimana Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan nyata. Ia berada satu kamar kos bersama para mahasiswa dari berbagai daerah yaitu Indonesia Timur, Jawa dan Sumatera Utara. Onggy sendiri merupakan warga keturunan Tionghoa.

Onggy juga menekankan bahwa sikap cinta Indonesia merupakan prinsip dalam hidupnya. Meski kini telah meraih kesuksesan, ia tidak akan pergi dari Indonesia. "Kenapa harus cinta Indonesia? Karena saya lahir di sini, besar di sini, cari uang di sini, hirup udara di sini, makan di sini. Di situlah saya mengabdi," ujarnya.

"Makanya saya buat bootcamp di Indonesia, orang luar datang ke Indonesia agar image Indonesia itu berbeda," sambung Onggy. 

Selanjutnya, Onggy mengakui bahwa saling menghormati(respek) adalah nilai hidup terpenting. Siapapun yang tidak menghargai hidup, tidak akan bisa menggapai mimpi dan cita-cita.

"Hidup kita harus berarti bagi orang banyak, dan itu arti hidup sesingguhnya," ungkapnya.

Saat bedah film di CGV MOI yang dihadiri komunitas Indonesia Tionghoa (Inti), Onggy juga menekankan prinsip cinta Indonesia, respek dan kebhinnekaan.

"Tugas kita tidak membesarkan serta mempertajam perbedaan. Kalau mau hidup di negara, di situ kita lahir, di situ kita mengabdi, dan di situ juga kita menghargai perbedaan," ujarnya.

Pembuatan film "Terbang: Menembus Langit" dirilis pada 19 April mengambil lokasi di Tarakan, Surabaya, dan Jakarta. Kisah hidup dari nol sampai menjadi orang sukses membuat kisah Onggy layak untuk disimak, bahkan boleh jadi inspirasi bagi pemuda Indonesia.

"Saya tidak mau misleading untuk menunjukkan sukses itu materi. Karena sukses seseorang dinilai bukan hanya dari materi, tetapi nilai-nilai yang telah dijalankan," tekan Onggy. [ald]

Komentar Pembaca
SD Islam Raudhah Juarai Lomba Siap-siap Aku Bisa
Bahas Kinerja KY

Bahas Kinerja KY

KAMIS, 22 MARET 2018 , 11:26:00

Menilik Calon Poros Ketiga

Menilik Calon Poros Ketiga

JUM'AT, 23 MARET 2018 , 15:58:00