Menteri Nasir Bikin Dosen Dan Mahasiswa Gugup

Pendidikan  MINGGU, 10 JUNI 2018 , 01:27:00 WIB | LAPORAN: APRILIA RAHAPIT

Menteri Nasir Bikin Dosen Dan Mahasiswa Gugup

Effendi Ghazali/Net

 RMOLBanten. Rencana Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi  (Menristekdikti) Mohamad Nasir mendata sosial media serta nomor handphone mahasiswa dan dosen sebagai bentuk preventif dari adanya tindakan radikalisme menuai kritik.

Pakar Komunikasi Politik, Effendi Gazali menjelaskan, rencana tersebut sebenarnya baik. Namun, di sisi lain akan membuat gugup dan panik para mahasiswa serta dosen tersebut.  

"Barangkali kesadaran tentang hukum atau peraturan-peraturan harus disampaikan sebaik-baiknya. Dan misalnya ada yang melewati batas itu harus kena akibatnya, tetapi jika mendaftar kemudian dipantau sedemikian rupa akan merasa gugup dan panik," kata dia usai menjadi pembicara di Perspektif Indonesia, Jakarta,  Sabtu (9/6).

Dia menambahkan, sebetulnya cara-cara yang membuat mahasiswa dan dosen gugup tersebut bisa dihindari dengan pola intelejen.

"Tidak perlu harus mendaftarkan dan diumumkan, namun bisa melalui pantauan dengan melihat siapa yang memiliki pengaruh atau tidak di percaturan media sosial," demikian Effendi. [dzk]



Komentar Pembaca
Bebaskan WNI

Bebaskan WNI

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 06:59:00

Progres Tol Serpong-Kunciran

Progres Tol Serpong-Kunciran

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 14:08:00

Tamu Mahasiswa

Tamu Mahasiswa

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 20:56:00

The ads will close in 10 Seconds