WH: 296 Posko Kesehatan Didirikan Untuk Pastikan Pemudik Nyaman

Daerah  RABU, 13 JUNI 2018 , 21:57:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

WH: 296 Posko Kesehatan Didirikan Untuk Pastikan Pemudik Nyaman

Istimewa

RMOLBanten. Libur panjang Idul Fitri 1438 H dimanfaatkan Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) fokus memantau arus mudik dan balik. WH juga memberikan instruksi kepada seluruh jajaranya agar mengutamakan pelayanan masyarakat.

Tercatat ada 296 posko kesehatan didirikan di Banten selama lebaran tahun ini.

Pantauan RMOLBanten, Rabu ( 13/6) WH memonitor langsung para petugas kesehatan yang terus membantu dan memberikan pelayanan kesehatan.
   
Tidak boleh ada masyarakat yang mengalami kesulitan berobat ketika liburan lebaran,” kata WH.

Lebih lanjut WH menjelaskan, posko kesehatan serta mobil layanan kesehatan  banyak tersebar diarea-area mudik, dan tergabung dengan posko-posko lebaran lainnya.

"Saya apresiasi kepada seluruh petugas kesehatan, Dishub, Kepolisian, TNI dan para relawan yang sudah membantu masyarakat agar lancar mudiknya," ungkapnya.

Tradisi mudik diakui Wahidin, merupakan rutinitas yang dilakukan setiap tahun utamanya pada perayaan Idul Fitri. Dampak yang ditimbulkan berbagai penumpukan penumpang baik di terminal, bandara, pelabuhan, jalan raya dan tempat-tempat tertentu pada jalur angkutan lebaran.  Kalau tidak diantasipasi kata WH, keadaan ini, berpotensi terjadinya kecelakaan serta masalah kesehatan, seperti keracunan dan kelelahan.

"Pemerintah harus hadir untuk membantu warga masyarakat yang membutuhkan. Potensi tersebut, bisa diantisipasi secara preventif apabila pemerintah memiliki komitmen yang tinggi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat," imbuhnya.
        
Untuk itu, WH menginstruksikan selain mengoptimalkan fasilitas kesehatan yang sudah tersedia, juga sarana dan prasarana pos kesehatan berstandar dan ditempatkan di lokasi strategis serta terpadu dengan pos pelayanan.

"Penambahan jadwal cuti bersama harus menjadi perhatian bagi jajaran kesehatan terkait kesiapan petugas di lapangan, perlu diberikan tanda (penunjuk lokasi) informasi lokasi fasilitas pelayanan kesehatan di jalur mudik dengan design yang menarik dan mudah dilihat atau diketahui, dan terus bertugas setelah  lebaran," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Sigit Wardojo mengatakan,  pihaknya selama liburan lebaran menyiapkan 296 Posko Kesehatan yang tersebar di seluruh wilayah Banten.  Posko didirikan mulai 8 Juni  hingga 23 Juni 2018.

"Jumlah tenaga kesehatan yang disediakan sebanyak 410 dokter, 1.105 perawat dan 370 tenaga teknis lainnya.  Selain itu, disiapkan sarana berupa  250 unit ambulan, 46 unit tenda, 65 unit vellbed dan 55 unit  tandu/stretcher," paparnya.

Selain itu, seluruh rumah sakit di Provinsi Banten dikoordinasikan dan disiagakan sebagai pelayanan kesehatan rujukan arus mudik lebaran 2018.

"Sebanyak 20 rumah sakit yang berada di Jalur Mudik (dilalui arus mudik) dijadikan sebagai RS Rujukan Utama," tandasnya. [dzk]



 

Komentar Pembaca
SD Islam Raudhah Juarai Lomba Siap-siap Aku Bisa
Mudik Gratis

Mudik Gratis

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 18:50:00

Jagain Yusril Di Pandeglang

Jagain Yusril Di Pandeglang

MINGGU, 06 MEI 2018 , 21:48:00