Inggris Di Jurang Krisis, Dua Menteri Mundur Terkait Brexit

Internasional  RABU, 11 JULI 2018 , 10:47:00 WIB | LAPORAN: TANGGUH SIPRIA RIANG

Inggris Di Jurang Krisis, Dua Menteri Mundur Terkait Brexit

Theresa May/Net

RMOLBanten. Pemerintahan Perdana Menteri (PM) Inggris Theresa May berada di jurang krisis setelah Menteri Luar Negeri Boris Johnson dan Menteri Urusan Brexit David Davis memilih mundur.

 Keduanya mundur karena beda pendapat terkait detail rincian perundingan keluarnya Inggris dari Uni Eropa. Istilah­nya Brexit (British Exit). John­son dan Davis meninggalkan pemerintahan setelah kabinet menyepakati dokumen yang memerinci Brexit.

Dokumen ini menyinggung posisi Inggris tetap menjalin hubungan dagang dengan Uni Eropa. Johnson dan Davis politisi penting kubu Leave, kelompok yang menginginkan Inggris keluar dari Uni Eropa. Itulah hasil referendum pada 2016.

Johnson diyakini tidak setuju dengan poin-poin Brexit yang disepakati kabinet. Namun, dia tidak mengeluarkan kritikan secara terbuka. Davis lebih ekspresif. Posisinya jelas tidak setuju. Menurut dia, Inggris terlalu cepat mengalah. Kalah oleh bujukan Uni Eropa.

Editor politik BBC, Laura Kuenssberg, mengatakan, mun­durnya Johnson mempermalu­kan PM May. Tak hanya itu, May juga dalam posisi terjepit.

"Ini jelas-jelas kacau ... negara terbelah, pemerintah kacau balau," kata Wakil Ketua Partai Buruh yang beroposisi, Tom Watson.

Pengunduran Johnson dan Da­vis, menambah jumlah menteri May yang mundur dalam seta­hun terakhir. Totalnya delapan orang.

Dalam dua tahun terakhir, May sudah menghadapi serang­kaian tantangan serius. Namun, ia tetap bertahan. Kecil kemung­kinan dia mengundurkan diri. Di luar kekacauan dan perpecahan politik, May dan Partai Konser­vatif berupaya mempertahankan stabilitas pemerintahan. Demi mencegah oposisi, Partai Bu­ruh, memanfaatkan kesempatan merebut kekuasaan.

Meski May terpaksa mundur, penerusnya kemungkinan tidak akan menggelar pemilihan umum sela seperti yang per­nah dilakukan pada Juli 2017. Kemungkinan besar Partai Konservatif akan kalah. Jika hal itu terjadi, Partai Buruh dipastikan akan mengajukan mosi tidak percaya demi meng­gulingkan pemerintah.  [RM]

Komentar Pembaca
Bernie Sanders Umumkan <i>Nyapres</i>, Dana Kampanye Tembus 4 Juta Dolar AS
Wartawan Indonesia-Malaysia Bicara Zaman Now
Tembok Patologis

Tembok Patologis

MINGGU, 17 FEBRUARI 2019

Pauline

Pauline

SABTU, 16 FEBRUARI 2019

PM Singapura Dan Wakilnya Jenguk Ibu Ani Yudhoyono
Jebakan Ghosn

Jebakan Ghosn

JUM'AT, 15 FEBRUARI 2019

Soal Lahan, Jusuf Kalla Bela Prabowo

Soal Lahan, Jusuf Kalla Bela Prabowo

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 19:00:00

Ani Yudhoyono Dijaga SBY Dan Cucu

Ani Yudhoyono Dijaga SBY Dan Cucu

SABTU, 16 FEBRUARI 2019 , 21:00:00

BENANG MERAH (EPS.167): Tak Seirama Di Kubu Petahana
Ceramah Ustaz Adi Hidayat

Ceramah Ustaz Adi Hidayat

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 , 20:31:00

Jokowi Menunduk Ke Mega

Jokowi Menunduk Ke Mega

KAMIS, 10 JANUARI 2019 , 16:35:00

Airin Jenguk Anak Buah

Airin Jenguk Anak Buah

SELASA, 22 JANUARI 2019 , 10:39:00

The ads will close in 10 Seconds