Andika: Penegak Hukum Diterjunkan Usut Pungli PPDB Online Banten

Pendidikan  RABU, 11 JULI 2018 , 17:36:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Andika: Penegak Hukum Diterjunkan Usut Pungli PPDB Online Banten

Andika Hazrumy/Net

RMOLBanten. Oknum guru dan dinas yang memperjual-belikan kursi dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online tingkat SMA/SMK di Provinsi Banten, akan ditindak tegas. Tamk tanggung-tangung Pemprov akan menerjunkan aparat penegak hukum.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Provinsi Banten pada Rabu (11/7).
 
Andika mengaku, dirinya telah mendapatkan laporan adanya jual beli kursi dalam PPDB Online 2018. Pihaknya mengingatkan kepada seluruh aparatur sekolah untuk tidak main-main menjual-belikan kursi PPDB Online kepada calon siswa.

"Kepada seluruh aparatur sekolah yang ada di SMA atau SMK jangan sekali-kali anda menawarkan kursi untuk PPDB, anda tidak tahu nanti siapa yang ada tawari tapi bisa terjadi sesuatu penegakan hukum," tegasnya.

Andika mengungkapkan permasalahan PPDB Online 2018 bukan hanya permasalahan teknis seperti tidak bisanya calon siswa mengakses situs PPDB online, tetapi juga sejumlah permasalahan lain seperti adanya kasus calon siswa dengan nilai tinggi yang sudah terdaftar tetapi kalah dengan calon siswa yang memiliki nilai kurang.
 
"Kita akan terjunkan pihak penegak hukum baik itu dari kejaksaan atau KPK untuk menelususri PPDB Online ini," lanjutnya

Jika nantinya, kata Andika ditemukan aparatur sekolah yang terbukti melakukan praktik jual beli kuris dalam prose PPDB tersebut, maka pihaknya tidak akan ragu memecat oknum tersebut.

"Sangksinya jelas, akan kita pecat," tegasnya

Sejauh ini pihaknya tengah melakukan investigasi, terlebih saat ini proses PPDB sudah memasuki tahap pendaftaraan ulang.

"Saat ini sedang di investigasi, saat ini sedang pendaftaraan ulang saya sudah dapat banyak laporan juga, makanya saat ini pak gubernur dan saya minta bantuan koordinais kepada pihak penegak hukum sambil bisa berjalan melihat kondisi dilapangan," ungkapnya.

Andika berharap masyarakat dapat bekerjasama membantu pemerintah, dalam mengungkapk kasus praktik jual beli kursi yang jelas-jelas merugikan masyarakat tersebut.

"Saya mohon bantuan kepada masyarakat untuk menemukan bukti ataupun orang yang betul-betul menjual kursi PPDB, ini harus ditelusuri secara komprehensif secara keseluruhan, agar tidak terjadi seperti ini lagi, kursi PPDB online bukan untuk dijual belikan tetapi untuk masyarakat kita mendapatkan pelayanan terbaik di Provinsi Banten," pungkasnya. [dzk] 


Komentar Pembaca
Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

SELASA, 18 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Demokrat: Artikel Asia Sentinel Abal-abal

Demokrat: Artikel Asia Sentinel Abal-abal

SENIN, 17 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Sandiaga Resmikan Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi

Sandiaga Resmikan Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi

SABTU, 15 SEPTEMBER 2018 , 21:00:00

Cilegon Diganjar Penghargaan Kota Layak Anak

Cilegon Diganjar Penghargaan Kota Layak Anak

SELASA, 24 JULI 2018 , 10:23:00

WH Buka Halal Bihalal Urang Banten

WH Buka Halal Bihalal Urang Banten

SABTU, 21 JULI 2018 , 17:47:00

WH Buka Seminar APPSI

WH Buka Seminar APPSI

KAMIS, 26 JULI 2018 , 13:50:00