Mantan Kadis Kesehatan Akui Buruknya Layanan RSUD Cilegon

Kesehatan  KAMIS, 12 JULI 2018 , 21:28:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Mantan Kadis Kesehatan Akui Buruknya Layanan RSUD Cilegon

Foto : Net

RMOLBanten. Anggota DPRD Banten yang juga mantan Kepala Dinas Kesehatan (Kadis) Kesehatan Cilegon, Suminar mengakui, layanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilegon buruk.

Suminar tak bisa menutupi kekecewaannya ketika melakukan kunjungan kerja beberapa waktu didapati antrean panjang dan penumpukan pasien.
 
"Kemarin ibu (Suminar) ke RS (RSUD Cilegon) itu negur kenapa pendaftaran pasien masih manual," katanya kepada Kantor Berita RMOL Banten, Kamis (12/7).

Anggota DPRD Banten dari Fraksi Golkar dapil Kota Cilegon itu menyesalkan, masih belum ada sistem yang terintegrasi tekhnologi di rumah sakit plat merah itu.

"Kenapa tidak alat pendaftaran yang otomatis, disitu terjadi penumpukan pasien," katanya kesal.

Karena itu, dirinya minta pihak RSUD dan Dinkes Cilegon untuk merubah dan memikirkan agar tidak merepotkan pasien dan keluarganya.

"Harus segera dilakukan pola perubahan. Ini kepentingan masyarakat banyak. Layanan dasar, kesehatan jangan dipersulit. Dipermudah. Saya minta kasus penumpukan antrean pendaftaran pasien jangan terjadi lagi," tandasnya.

Dikatahui, pemandangan tidak wajar terlihat di RSUD Cilegon. Ratusan pasien nampak menumpuk dilantai bawah, dekat dengan loket pasien. Pantauan Kantor Berita RMOL Banten, nampak terlihat keluarga pasien sedang menulis daftar nama untuk mendapatkan nomor antrean kepada petugas loket.

Bahkan tak sedikit pasien, yang datang sejak subuh pukul 05.00 WIB. Mereka datang dari berbagi pelosok diwilayah Kota Cilegon. Mereka rela datang lebih awal,agar mendapatkan nomor urut antrean kecil. [dzk]

 

Komentar Pembaca
Bebaskan WNI

Bebaskan WNI

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 06:59:00

Progres Tol Serpong-Kunciran

Progres Tol Serpong-Kunciran

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 14:08:00

Tamu Mahasiswa

Tamu Mahasiswa

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 20:56:00

The ads will close in 10 Seconds