Nyaleg, Walikota Serang Jaman Mengundurkan Diri?

Pileg  KAMIS, 12 JULI 2018 , 21:44:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Nyaleg, Walikota Serang Jaman Mengundurkan Diri<i>?</i>

Tb Haerul Jaman/Net

RMOLBanten. Walikota Serang Tb Haerul Jaman saat ini sedang mengurus surat pengunduran dirinya sebagai orang nomor satu di Kota Serang. Jaman diketahui akan melanjutkan karir politiknya sebagai anggota DPR RI.

Pengunduran diri dilakukannya untuk melengkapi proses pemberkasan sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) DPR RI daerah pemilihan (dapil) Banten II meliputi Kabupaten/Kota Serang dan Cilegon dari Partai Golkar.

Informasi yang diterima Kantor Berita RMOL Banten, Kamis (12/7), TB Haerul Jaman suami dari mantan calon Walikota Serang periode 2018-2023 Vera Nurlaila ini sudah mendaftarkan diri sebagai bakal caleg ke DPP Golkar, Jakarta.

Akan tetapi ada satu syarat yang harus dilengkapi oleh Jaman, yakni surat pengunduran diri sebagai Walikota Serang dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahyo Kumolo melalui Gubernur Banten, Wahidin Halim.

Salah seorang pengurus Golkar Kota Serang yang meminta namanya dirahasiakan menyebutkan, Jaman sudah memerintahkan kepada orang kepercayaannya guna melengkapi berkas tersebut. Termasuk mendatangi Pemprov Banten untuk menanyakan proses dan prosedurnya.

"Pak Jaman sudah mendapatkan restu dari keluarga besarnya untuk Nyaleg di DPR RI dapil Banten II. Sebagian syarat pencalegan sudah dikirim ke DPP Golkar, karena memang aturannya kalau mau ke senayan, proses pengajuan pendaftarannya ke pengurus pusat, bukan di provinsi," jelasnya.

Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Banten, Gunawan Rusmianto saat dihubungi melalu telpon genggamnya menjelaskan, pihaknya beberapa hari lalu menerima pengurus Golkar Kota Serang, yang mengaku suruhan dari Walikota Jaman.

"Kemarin Kabag saya (pejabat eselon III) kedatangan tamu dari Golkar. Mereka melakukan konsultasi mengenai proses pengunduran diri Pak Jaman, karena mau jadi caleg di DPR RI," katanya.

Sesui dengan peraturan perundang-undangan berlaku lanjut Gunawan, jika kepala daerah, bupati maupun walikota yang masih aktif dan ingin maju sebagai calon legislatif, maka yang bersangkutan harus resmi mundur terlebih dahulu.
 
"Pak Walikota Jaman ini masa habis jabatannya Bulan Desember tahun ini, kalau mau nyaleg di Pemilu 2019 maka harus mundur. Mekanismenya, yang bersangkutan harus menyampaikanya ke DPRD setempat, kemudian dilakukan rapat paripurna istimewa, hasilnya nanti disampaikan ke kami untuk diproses dan disampaikan ke Kemendagri," jelasnya. [dzk]
 

Komentar Pembaca
Hadi Tjahjanto - TNI dan Polri (Bag.2)

Hadi Tjahjanto - TNI dan Polri (Bag.2)

RABU, 15 AGUSTUS 2018 , 18:00:00

Indonesia Harus Belajar Dari Anjloknya Lira Turki

Indonesia Harus Belajar Dari Anjloknya Lira Turki

SELASA, 14 AGUSTUS 2018 , 19:00:00

Coret Bacaleg! Eks Terpidana Korupsi

Coret Bacaleg! Eks Terpidana Korupsi

KAMIS, 02 AGUSTUS 2018 , 15:00:00

Airlangga Bertemu SBY, Istana Khawatir?

Airlangga Bertemu SBY, Istana Khawatir?

RABU, 11 JULI 2018 , 21:26:00

Dua Artis Cantik Bawa Obor Asian Games

Dua Artis Cantik Bawa Obor Asian Games

KAMIS, 12 JULI 2018 , 00:16:00

Skuad Cendana

Skuad Cendana

SABTU, 16 JUNI 2018 , 13:42:00