Mantan TKI Dilatih Kewirausahaan

Daerah  SENIN, 06 AGUSTUS 2018 , 23:47:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Mantan TKI Dilatih Kewirausahaan
RMOLBanten. Ratusan mantan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari empat kabupaten di Provinsi Banten diberikan pelatihan wirausaha oleh Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Serang.

Kepala Seksi Perlindungan dan Penempatan BP3TKI Serang, Bajongga Aprianto usai acara pemberdayaan terintegrasi bagi TKI purna dan keluarganya di Yayasan Daarul Hikmah Desa Bolang, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Serang, Senin (6/8) mengungkapkan, untuk mencegah masyarakat pergi kembali bekerja sebagai TKI dan pekerja informal diluar negeri, pihaknya memberikan pelatihan berbagai bentuk usaha.

"Kami punya program, khusus bagi para TKI yang bekerja sebagai sopir atau PRT(pembantu rumah tangga), agar tidak ada niat atau keinginan bekerja lagi ke luar negeri sebagai buruh kasar," katanya.

Ia menjelaskan, sudah lebih dari 200 mantan TKI informal tahun 2018 ini diberikan pelatihan dan pendampingan dalam membuka usaha, sesuai dengan potensi di daerahnya masing-masing.

"Sejak Januari sampai Agustus ini, sudah ada 18 paket pemberdayaan terintegrasi bagi TKI purna dan keluarganya. Setiap paket pesertanya ada 25 orang," katanya.

Sejak program pemberdayaan terintegrasi ini berjalan lebih dari lima tahun, lanjut Jongga, banyak mantan TKI yang berhasil menjalankan usahanya secara mandiri.

"Program ini cukup efektif. Ada mantan TKI yang sudah membuka usahanya sendiri, bahkan produk yang dihasilkan telah diimpor ke Timur Tengah, seperti produk olahan minuman yang sehat yang diproduksi oleh Pak Turidjo, warga Cilegon," ujarnya.

Bahkan Turidjo, lanjut Jongga, kerap diundang dalam setiap kegiatan pemberdayaan terintegrasi yang dilaksanakan BP3TKI Serang.

"Kami selalu memberikan kesempatan kepada setiap mantan TKI yang sudah mandiri diusahanya sebagai narasumber dan motivator kepada para mantan TKI yang kita berikan pelatihan," ungkapnya.

Senda diungkapkan Staf Perlindungan yang juga Koordinator Pemberdayaan Seksi Perlindungan pada BP3TKI Serang, Theresia Evy. Menurut dia, setelah kegiatan pemberdayaan terintegrasi kepada para mantan TKI selama satu pekan selesai, pihaknya terus melakukan monitoring.

"Setiap pelatihan yang kita selenggarakan ini, kita tidak pernah putus. Selain menghadirkan para mantan TKI yang sudah mandiri dipelatihan tersebut, kita hadirkan praktisi dan perbankan," jelasnya.

Hadirnya perbankan dalam kegiatan itu, lanjut Evy, sebagai bentuk kepedulian. Terlebih ada bank yang mempunyai program kredit usaha rakya (KUR) bagi mereka yang ingin usaha. [mor]


Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds