KPK Himbau Kepala Daerah Pecat ASN Korup

Tegakkan Pemerintahan Bersih

Hukum  JUM'AT, 14 SEPTEMBER 2018 , 13:22:00 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

KPK Himbau Kepala Daerah Pecat ASN Korup

Febri Diansyah/Net

RMOLBanten. Terungkapnya ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi koruptor mendapat perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Untuk itu KPK menghimbau kepala daerah selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) tidak ragu memecat para ASN.

Himbauan itu disampaikan Jurubicara KPK, Febri Diansyah menanggapi masih ada ribuan ASN koruptor yang masih belum diberhentikan dari jabatannya.

"Para PPK, termasuk kepala daerah yang paling mengetahui apa yang terjadi pada pegawai di lingkungannya agar membangun sistem pelaporan sehingga tindakan hukum yang dilakukan tidak harus menunggu hingga ribuan ASN belum diberhentikan seperti saat ini," ucapnya kepada wartawan, Jumat (14/9).

Febri menuturkan, para kepala daerah tidak boleh ragu memecat mereka. Sebab, ihwal pemecatan ini sudah diatur oleh Kemendagri, BKN dan Kemenpan RB.

"Kami harap tidak ada keraguan lagi untuk menerapkan aturan hukum tersebut," ujarnya.

Sebelumnya, Mendagri, BKN, dan Kemenpan RB sempat berdiskusi dengan KPK terkait pemecatan para ASN koruptor ini.

Kemendagri, BKN dan Kemenpan RB membuat Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang keputusan bagi para ASN yang berstatus hukum inkrah sebagai koruptor. Disepakati, mereka akan diberhentikan secara tidak hormat paling lambat sampai akhir 2018 ini.

Kemudian, pada 10 September lalu, Mendagri mengeluarkan Surat Edaran Nomor 180/6867/SJ tentang Penegakan Hukum terhadap Aparatur Sipil Negara yang Melakukan Tindak Pidana Korupsi.

Salah satu maklumat surat itu menyatakan bahwa para ASN koruptor yang berstatus inkrah di pengadilan harus segera dipecat. Imbauan ditujukan kepada para kepala daerah selaku Pejabat Pembina Kepegawaian. [nhd]

Komentar Pembaca
Airlangga Berpeluang Digarap KPK

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

SELASA, 18 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Demokrat: Artikel Asia Sentinel Abal-abal

Demokrat: Artikel Asia Sentinel Abal-abal

SENIN, 17 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Cilegon Diganjar Penghargaan Kota Layak Anak

Cilegon Diganjar Penghargaan Kota Layak Anak

SELASA, 24 JULI 2018 , 10:23:00

WH Buka Seminar APPSI

WH Buka Seminar APPSI

KAMIS, 26 JULI 2018 , 13:50:00

Potong Sapi Qurban

Potong Sapi Qurban

RABU, 22 AGUSTUS 2018 , 09:51:00