Miris, Masih Ada Warga Tangsel Hidup Di Bawah Garis Kemiskinan

Kesehatan  SENIN, 17 SEPTEMBER 2018 , 16:47:00 WIB | LAPORAN: AHMAD RIZKI SUHAEDI

Miris, Masih Ada Warga Tangsel Hidup Di Bawah Garis Kemiskinan

Kemiskinan/Net

RMOLBanten. Di tengah pesatnya pembangunan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), ternyata masih ditemukan warga hidup di bawah garis kemiskinan dan rumah tak layak huni.

Adalah Endang yang merasakan, warga Kampung Priyang RT 006/002, Kelurahan Pondok Jagung, Serpong Utara ini selain hidup dibawah garis kemiskinan Endang juga mengalami infeksi tetanus di kakinya.

Endang yang sejak dua tahun terakhir sudah alpa mencari nafkah sebagai juru parkir lepas di salah satu minimarket itu, mendiami sepetak rumah tak layak huni yang terbuat dari potongan-potongan batang bambu dan kayu.

Rumah pria paruh baya itu berdindingkan tembok yang masih berdiri dari reruntuhan rumah. Tembok lainnya merupakan tembok toilet kontrakan dan sisi lainnya terbuat dari terpal dan spanduk. Sementara tampak depannya terbuka begitu saja.

Sepetak rumah tak layak huni itu hanya berisikan dipan tempat tidur dengan bantal serta dua kasur, tempat Endang terbujur setiap harinya.

Disaat malam hari, rumah yang beratapkan dua lembar seng dan terpal itu tak ada penerangan sama sekali. Sehingga, hari-hari Endang dimalam hari dijalaninya dengan gelap gulita.

Sejak kondisi kaki saya semakin parah dan saya tidak sanggup lagi untuk membayar kontrakan. Akhirnya saya numpang di lahan orang lain untuk membuat tempat tinggal seadanya,” katanya,Senin, (17/9).

Untuk makan, Endang mengaku hanya mengandalkan belas kasih dari para tetangganya. Karena, jangankan untuk mencari nafkah, untuk menapakkan telapak kakinya ke bumi-pun sudah sangat menyakitkan.

Sehari-hari saya hanya mengandalkan belas kasihan para tetangga yang ada di lingkungan sini. Kalau mereka (tetangga) datang dan ngasih makanan ya saya makan. Kalau tidak ya saya tahan rasa lapar itu,” jelas Endang.

Sementara Lurah Pondok Jagung, Oo Mardiyana,menjelaskan, Endang merupakan warga pondok Jagung, dia tinggal di gubuk yang berada di tanah sudaranya.  

"Kita selalu memperhatikan, bahkan Pak Endang pun dapat bantuan kesehatan dan selalu di kunjungi kader kesehatan,  sejak Jumat Pak Endang dibawa ke Puskesmas Pondok Jagung untuk diperiksa kondisi badannya, dia dalam keadaan sehat,  namun ada luka di bagian kaki, dan hari ini Endang sudah ditangani di RSU Tangsel," jelasnya.

Oo menjelaskan, Endang merupakan tukang parkir yang bekerja di depan Hotel Fiducia Serpong.

"Dia bekerja dan memiliki pendapatan dari juru parkir tersebut, " katanya.

Sementara Kepala Puskesmas Pondok Jagung, Muhamad Rusmin,  menjelaskan kondisi Endang saat ini dalam perawatan Rumah Sakit umum Kota Tangsel untuk pembersian luka koreng di bagian kaki kanannya.

"Kita sudah memeriksa kondisi kesehatannya,  korengnya sudah dibersihkan,  dan sekarang dirawat di RSU Tangsel, kita akan lakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk kondisi kesehatan Pak Endang," tandasnya. [nhd]



Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 13:00:00

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

SELASA, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Ban Lion JT-610 Tiba Di Jakarta

Ban Lion JT-610 Tiba Di Jakarta

MINGGU, 04 NOVEMBER 2018 , 08:39:00

Bengkel Motor Kasih Sayang

Bengkel Motor Kasih Sayang

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 , 17:16:00

Keluarga TB Chasan Deklarasi Dukung Jokowi

Keluarga TB Chasan Deklarasi Dukung Jokowi

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 , 18:47:00

The ads will close in 10 Seconds