Pemkot Tangsel Gelar Zikir Akbar Kebangsaan

Jaga Kondusifitas Jelang Pemilu 2019

Daerah  RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 20:28:00 WIB | LAPORAN: AHMAD RIZKI SUHAEDI

Pemkot Tangsel Gelar Zikir Akbar Kebangsaan

Iragn Chairul Mahfidz/ARS

RMOLBanten. Ratusan umat muslim mengikuti Zikir dan Tabligh Akbar Kebangsaan di Kota Tangerang Selatan. Zikir berlangsung di Masjid MAN Insan Cendikia, Serpong, Rabu (19/9).
Zikir dipimpin langsung  Abdul Syukur, salah satu ustadz dari Majelis Zikir Az Zikra binaan Ustadz Arifin Ilham.

Acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan bekerja sama dengan MUI Kota tansel bertujuan memohon doa agar bangsa dan negara Indonesia selalu dijaga dalam keutuhan NKRI terlebih akan menghadapi Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif.

Anggota DPR RI, Irgan Chairul Mahfidz, mengaku prihatin lantaran jelang Pemilu 2019 ini, para pengguna internet dan media sosial mulai saling menghujat antara pendukung Capres yang satu dengan yang lainnya.

"Saat ini di media sosial sudah mulai terlihat perpecahan ada yang memihak Jokowi dan Prabowo masing masing saling menjelek jelekan. Jangan sampai konflik di media sosial terbawa ke kehidupan masyarakat. Saat ini Indonesia sudah cukup baik aman dan damai. Jangan sampai dirusak dengan hal-hal yang semacam itu," katanya pada Rabu, (19/9).

Bekas Sekjen PPP itu menjelaskan, bangsa Indonesia merupakan bangsa besar dan multi etnis. Dimana, ratusan suku dari berbagai kepulauan ada disini.

Dengan kondisi yang sangat heterogen ini, kata Irgansangat rawan rawan timbul perpecahan. Apalagi jika berkaca kepada negara-negara lain seperti Uni Soviet yang pecah karena konflik agama suku dan ideologi, kemudian Suriah juga hancur karena konflik antara Syiah dan Sunni, dan negara-negara Afrika juga berkonflik yang disebabkan warna kulit.

"Jangan sampai Indonesia menjadi pecah seperti itu," terang Irgan.

Ditempat yang sama, perwakilan dari Kodiklat TNI Letkol Inf Alwi menuturkan, pada tahun 1990-an ada salah satu universitas dari luar negeri yang melakukan penelitian bahwa Indonesia yang memiliki ribuan pulau, ratusan suku dan berbeda agama, tetapi tetap utuh hingga saat ini.

"Padahal potensi konflik di Indonesia sangat besar. Namun dengan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika yang dapat mempersatukan seluruh bangsa Indonesia tanpa membeda-bedakan suku bangsa dan bahasa," ungkapnya.

Sementara itu, penyelenggara Zikir dan Ceramah Kebangsaan Sekretaris MUI Kota Tangsel Abdul Rozak berharap dari penyelenggaraan tersebut, diharapkan dapat memberikan penguatan terhadap kebhinekaan dalam menjaga keutuhan NKRI khususnya di Kota Tangsel.

"Wilayah kita saat ini dalam kondisi yang baik tidak terjadi konflik. Untuk itu perlu dijaga agar tetap kondusif. Menjelang Pemilu 2019 memang suasana politik semakin menghangat namun jangan sampai menganggu kerukunan yang saat ini sudah terjaga di Tangsel ini," tandasnya.  [dhn]



Komentar Pembaca
Kenangan Terakhir Bersama Memo

Kenangan Terakhir Bersama Memo

SABTU, 01 JUNI 2019 , 21:00:00

Selamat Jalan Bu Ani

Selamat Jalan Bu Ani

SABTU, 01 JUNI 2019 , 13:00:00

Soenarko Korban Rekayasa?

Soenarko Korban Rekayasa?

JUM'AT, 31 MEI 2019 , 13:00:00

Senyum Usai PKB

Senyum Usai PKB

KAMIS, 09 MEI 2019 , 17:22:00

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

SABTU, 27 APRIL 2019 , 17:29:00

Kemenangan Indonesia

Kemenangan Indonesia

SABTU, 20 APRIL 2019 , 00:27:00

The ads will close in 10 Seconds