MA Izinkan Eks Koruptor Nyaleg, Demokrasi Sudah Mati!

Hukum  KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 , 15:30:00 WIB

MA Izinkan Eks Koruptor Nyaleg, Demokrasi Sudah Mati<i>!</i>

Ilustrasi/Net

RMOLBanten. Putusan Mahkamah Agung (MA) terkait Peraturan KPU no. 20 tahun 2018 memberikan jalan bagi para eks koruptor kembali mengikuti Pemilu legislatif.

Pemilu dikhawatirkan gagal memberi rakyat para wakil dari orang-orang yang bersih dan berintegritas.

Ketua Umum Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI), Nuy Lestari menyebutkan, korupsi adalah jenis kejahatan paling memalukan. Para pelakunya semestinya dihukum berat dan dikenai sanksi sosial-politik.

"Kami menyayangkan jika ada eks koruptor dikasih kesempatan lagi untuk nyaleg, apalagi diamini oleh keputusan MA," katanya, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Dia berpendapat, para eks koruptor sudah mencederai kepercayaan rakyat untuk menjalankan tugas legislatif. Bahkan kepercayaan tersebut justru diselewengkan demi kepentin­gan dan kekayaan pribadi.

"Ini ibarat pencuri dikasih kesempatan untuk merampok lagi," sindirnya.

Menurut Nuy, kalau bangsa ini mau maju, hukum harus ditegak­kan secara adil dan tak pandang kaya atau miskin. Selain itu, hukum juga harus jadi sarana untuk membentuk moralitas bangsa. Sementara memberikan kesempatan politik kepada eks koruptor adalah keputusan yang menghancurkan martabat dan moralitas politik di Indonesia.

Komentar Pembaca
Rumah DP 0 Rupiah Resmi Diluncurkan

Rumah DP 0 Rupiah Resmi Diluncurkan

JUM'AT, 12 OKTOBER 2018 , 17:00:00

BBM Batal Naik Terasa Janggal

BBM Batal Naik Terasa Janggal

KAMIS, 11 OKTOBER 2018 , 19:00:00

Bantuan Asing Bukan Buat Kampanye

Bantuan Asing Bukan Buat Kampanye

RABU, 10 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Abuya Muhtadi Bersama Gubernur Banten

Abuya Muhtadi Bersama Gubernur Banten

MINGGU, 26 AGUSTUS 2018 , 00:57:00

Potong Sapi Qurban

Potong Sapi Qurban

RABU, 22 AGUSTUS 2018 , 09:51:00

Jempol Rakernas ADPSI

Jempol Rakernas ADPSI

JUM'AT, 12 OKTOBER 2018 , 13:35:00

The ads will close in 10 Seconds