Bawaslu Pandeglang: Kita Sudah Berkirim Surat Ke Kemendagri

Kampanye Wakil Bupati Pandeglang Di Medsos

Hukum  JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 11:29:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Bawaslu Pandeglang: Kita Sudah Berkirim Surat Ke Kemendagri

Ade Mulyadi/Rizki

RMOLBanten. Ketua Bawaslu Pandeglang Ade Mulyadi mengaku sudah berkirim surat dua Minggu yang lalu ke Kemendagri terkait kampanye di medsos yang dilakukan Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang Tanto Warsono Arban.

"Dua minggu yang lalu kita sudah berkirim ke Kemendagri," katanya kepada wartawan di Kota Serang, Jumat (20/9).

Dikatakan Ade, sebelum berkirim surat pihaknya sudah beberapa kali melakukan pemanggilan kepada Wabup Pandeglang namun sampai tiga kali pemanggilan tidak pernah diindahkan.

"Sudah kasih surat pemberitahuan kemudian sudah dilakukan pemanggilan untuk Klarifikasi. Pemanggilan pertama tidak datang, kita panggil lagi, Klarifikasi kedua juga tidak datang, dan kita kirim surat sebagai proses tindak lanjut," bebernya.

Lanjutnya, terkait kampanye medsos oleh Wabup tersebut semua proses sudah dilewati dan dilaksanakan setiap ada perkembangan dari temuan pasti ditindak lanjuti oleh Bawaslu.

"Setelah kita melakukan kajian bahwa memang ada indikasi ketidak netralan dari pejabat publik, ya setelah itu kirim surat teguran dan berkirim surat ke kemendagri," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan Kantor Berita RMOL Banten, melalui akun Instagram @tantoarban, wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban ini terus memposting ajakan untuk memilih Bacaleg DRP RI, Adde Rosi Khoerunnisa.

Meski sempat mendapat teguran dari Bawaslu untuk menghapus postingan tersebut, namun nampaknya hal itu tidak digubris oleh Tanto Warsono Arban.

Malah dalam postingan yang terbaru akun @tantoarban itu pun kembali menggugah video dari Bacaleg DPR RI dari Partai Golkar tersebut.

Ketua Bawaslu Provinsi Banten, Didih M. Sudi menyesalkan tidak digubrisnya himbauan Bawaslu oleh Tanto W. Arban untuk menghapus postingan yang mengarah kepada keberpihakan terhadap salah satu Bacaleg DPR RI Itu.

"Sebagai warga yang taat hukum, semestinya kalau sudah diberikan teguran untuk segera menghapus postingannya di akun yang ditegur," ucap Didih, Jumat (17/8)).[dhn]



Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Senyum Usai PKB

Senyum Usai PKB

KAMIS, 09 MEI 2019 , 17:22:00

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

SABTU, 27 APRIL 2019 , 17:29:00

<i>Flare</i> <i>May Day</i>

Flare May Day

KAMIS, 02 MEI 2019 , 00:48:00

The ads will close in 10 Seconds