492 TAHUN KABUPATEN SERANG

Bersih, Efektif Dan Berprestasi

Advertorial  MINGGU, 07 OKTOBER 2018 , 10:17:00 WIB

<b>Bersih, Efektif Dan Berprestasi</b>

Ratu Tatu Chasanah/Repro

TAGLINE peringatan hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Serang tahun ini adalah ‘Kabupaten Serang Berprestasi’.

Pada ulang tahun ke 492, 8 Oktober 2018, Pemerintah Kabupaten Serang seperti ingin mengevaluasi, mendorong dan mengajak  internal aparatur pemerintahan, seluruh stakeholder, dan masyarakat secara umum untuk bekerja sepenuh hati, segenap upaya, untuk menggapai prestasi di bidang masing-masing.

Tagline ini pula seperti menggambarkan kepemimpinan Bupati Serang Tatu Tatu Chasanah dan Wakil Bupati Pandji Tirtayasa. Bekerja sepenuh hati dan menuai banyak prestasi untuk Bangsa, untuk masyarakat Kabupaten Serang.

Prestasi yang diraih adalah wujud nyata kesungguhan keduanya menciptakan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Serang.

Saat awal memimpin Kabupaten Serang, 17 Februari 2016, Tatu-Pandji dihadapkan pada banyak masalah pembangunan. Dengan jumlah penduduk Kabupaten Serang sebanyak 1.484.502 jiwa, keduanya menghadapi berbagai persoalan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat yang harus diurai dan dicarikan solusi.

 Atas masalah di awal kepemimpinan kami, maka fokus utama Pemerintah Kabupaten Serang selama lima tahun yakni berkaitan dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). indeks kumulatif dari pembangunan pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat,” kata Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.

Beasiswa Siswa Miskin dan Guru Paud

 Tidak boleh ada siswa putus sekolah,” tegas Bupati Ratu Tatu Chasanah dalam banyak kesempatan sambutan, terutama saat berkeliling ke sejumlah kecamatan.

Tatu-Pandji memang punya program khusus di bidang pendidikan, beasiswa untuk siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Tahun ini, diproyeksikan sebanyak 1.025 siswa SD mendapatkan beasiswa khusus dengan nilai per siswa Rp 500 ribu/semester. Total Anggaran  mencapai Rp 1.025 miliar. Sementara untuk siswa miskin tingkat SMP, tahun ini diproyeksikan beasiswa untuk 1.720 orang, dengan nilai Rp 500 ribu per orang/semester.

Total anggaran mencapai Rp860 juta. Bukan hanya itu, bagi siswa berprestasi tingkat SMP dari keluarga miskin, juga diberikan beasiswa untuk 400 orang, Rp 500  ribu per orang/semester. Total anggaran Rp 200 juta.

Terbaru, ada beasiswa pendidikan vokasi di Untirta untuk 25 mahasiswa dan di Universitas Indonesia untuk 7 mahasiswa. Program untuk memperkuat pendidikan gratis lainnya yaitu, beasiswa guru pendidikan anak usia dini (PAUD) total Rp 1,62 miliar, insentif guru PAUD Rp 5,04 miliar, serta fasilitasi pendidikan kesetaraan dan keaksaraan mulai dari Paket A hingga Paket C hingga Rp 33 miliar lebih.

Tidak hanya tenaga pendidik di bidang pendidikan formal, insentif juga diberikan kepada guru pendidikan nonformal, mulai dari guru ngaji hingga guru TPQ dengan total Rp 5,4 miliar. Sementara insentif guru SD mulai dari tenaga kerja kontrak hingga guru bantu mencapai sekira Rp 200 juta lebih. Kemudian insentif untuk guru SMP mencapai Rp 1,05 miliar.

Pemkab Serang menargetkan akhir 2021, tidak banyak sekolah yang rusak. Saat ini di Kabupaten Serang masih ada 1.258 sekolah yang rusak. Per tahun ditargetkan, rata-rata memperbaiki 252 ruang kelas dengan anggaran sekira Rp 26,65 miliar.

Tatu juga menggagas beasiswa untuk penghafal Alquran. Tahun ini dimulai. Sebanyak 212 siswa diproyeksikan menerima beasiswa dari Pemkab Serang tahun ini.

Dengan rincian sebanyak 87 siswa SD dan 125 siswa SMP. Beasiswa penghafal Alquran masuk kategori beasiswa berprestasi yang digagas langsung Tatu selaku Bupati Serang, mulai tahun ini. Sedangkan untuk beasiswa penghafal Alquran bagi siswa sekolah menengah atas (SMA), Tatu berharap Baznas Kabupaten Serang bisa turun tangan.

Berkat kerja keras dari seluruh pihak, berdasarkan data BPS bahwa angka rata- rata lama sekolah warga Kabupaten Serang pada tahun 2016  sebesar 6,98 tahun, meningkat sebesar 7,17 tahun pada tahun 2017.

Peningkatan sebesar 0,19, sebagai angka tertinggi di wilayah Provinsi Banten bersama-sama dengan Kota Tangerang Selatan. Padahal pada kurun tahun 2015 sampai 2016, peningkatan rata-rata lama sekolah hanya 0,01 tahun,” ujar Tatu.

Jamkes Kader Posyandu dan Ambulans Desa

Mulai tahun 2017,Tatu-Pandji menjamin kesehatan 5.304 kader posyandu dengan anggaran sekira Rp 3 miliar untuk membayar premi JKN kader kepada Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan setiap tahun.

Kader posyandu adalah mereka yang terdepan mengajak masyarakat berpola hidup sehat dan membantu Pemkab Serang di bidang kesehatan, karena itu harus dijamin kesehatannya.

Kemudian jaminan persalinan (jampersal) dan rumah tunggu kelahiran (RTK). Tahun 2017, RTK ada 16 Kecamatan dan 1 di dekat Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSUDDP). Kemudian Pemkab Serang menambah tenaga kesehatan, mulai dari dokter hingga perawat di seluruh puskesmas, agar pelayanan maksimal.

Fasilitas kesehatan sudah ada  31 puskesmas terdiri atas 16 puskesmas perawatan dan 15 puskemas non  perawatan tersebar di 29 kecamatan serta satu RSUD dengan predikat akreditasi paripurna.

Pemkab Serang terus menyajikan program-program yang pro rakyat.‎ Diantaranya adalah bantuan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) Penerima Bantuan Iuran (PBI) untuk 27.244  jiwa dan 77 unit Kendaraan Operasional Motor Bagi Pendamping dan Operator PKH Kabupaten Serang.

Bantuan ini diberikan sebagai wujud nyata Pemkab Serang dalam menjamin warganya mendapatkan akses dan jaminan saat mendapatkan pelayanan kesehatan.

Kemudian tahun 2019, Tatu akan memberikan ambulans untuk seluruh desa di Kabupaten Serang. Dengan syarat, kepala desa mengajukan proposal bantuan dan membuat komitmen mampu menyediakan biaya operasional ambulans.

Ke depan, tidak ada lagi warga yang kesulitan mengakses layanan kesehatan.

Program-program tersebut berbuah prestasi. Berdasarkan data BPS, angka harapan hidup warga Kabupaten Serang pada tahun 2016  sebesar 63,81 tahun, meningkat pada tahun 2017 sebesar 64,02  tahun.

Peningkatan sebesar 0,21 dan angka terbesar kedua  di wilayah Provinsi Banten,” ujarnya.

Angka harapan hidup tersebut  akan terus ditingkatkan dengan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Mulai tahun depan, kami akan memberikan bantuan kendaraan ambulans untuk pemerintahan desa.

Nanti tidak ada lagi alasan warga sulit mengakses pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Infrastruktur Mantap, Rutilahu Direhab

Untuk Aksesibilitas atau mobilisasi ekonomi masyarakat, Tatu menggagas Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur Jalan.

Pada perda tersebut diamanatkan alokasi anggaran sebesar Rp1,5 triliun untuk mempercepat pembangunan jalan selama lima tahun ke depan atau dari 2017 hingga 2021.

Adapun pencapaian pembangunan jalan dengan kondisi beton sepanjang 253,89 km pada tahun 2017.

Insya Allah akan menjadi 349,62 km pada tahun 2018 atau telah mencapai 58,16%. pada tahun ini penanganan betonisasi jalan kabupaten sepanjang 95,73 km dan penanganan jalan desa sebepanjang 36,326 km,” ujar Tatu.

Sepanjang 349,62 km pada tahun 2018, semua dalam kondisi beton atau mantap. Sementara total jalan dengan kondisi baik yang diantaranya dalam kondisi beton dan berhotmik atau beraspal, pada tahun 2018 mencapai 420,5 km.

Kami optimis pada tahun 2021 seluruh jalan kewenangan kabupaten serang dalam kondisi mantap atau beton,” ujar Tatu.

Tatu memiliki konsentrasi penuh pada program prioritas untuk jangka lima tahun ke depan dalam rangka mengurangi angka kemiskinan. Progam yang dimaksud yakni program pemberdayaan PMKS dan program rumah tidak layak huni (RTLH).

Menurut verifikasi Dinas Sosial Kabupaten Serang. Hingga awal 20178, ada 10.723 RTLH yang harus diperbaiki. Sementara berdasarkan catatan, pada 2016 sebanyak 235 rumah sudah. Kemudian total pada 2017 sudah diperbaiki 1.288 RTLH.

Dengan perincian, dari APBN sebanyak 817 rumah, APBD Kabupaten Serang 198 rumah, Baznas Kabupaten Serang 80 rumah, CSR Bank bjb 98 rumah, CSR perusahaan 10 rumah, CSR koperasi 18 rumah, dan dana sukarela ASN sebanyak 67 rumah.

Sementara di tahun 2018 ini, rumah tidak layak huni yang dibangun bisa mencapai 1.500 rumah. Antara lain 180 rumah menggunakan dana dari APBN, 350 rumah dari APBD Provinsi Banten, 800 rumah dari APBD Kabupaten Serang, serta sekitar 100 rumah dari dana Baznas.

Belum kemudian dari sumber dana lainnya seperti corporate social responsibility yang terus digencarkan Bupati Serang.

Tatu terus mendorong program penanggulangan kemiskinan melaui program Kelompok Usaha Bersama Ekonomi (KUBE) untuk fakir miskin yang ada di Dinsos Serang. Sebanyak 200 KUBE pada 2016. Bahkan pada 2017 sasaran program KUBE meningkat menjadi 800 KUBE. Tak hanya itu, Tatu juga memberikan perhatian besar terhadap keberadaaan tenaga kerja sosial kecamatan (TKSK).

Prestasi IPM Meningkat


Dimensi terakhir IPM adalah standar hidup layak yang direpresentasikan oleh pengeluaran per kapita (harga konstan 2012). Pada tahun 2016 pengeluaran per kapita masyarakat Kabupaten Serang mencapai 10,32 juta per tahun.

Selama enam tahun terakhir, pengeluaran per kapita masyarakat meningkat sebesar 1,09 persen per tahun. Angka ini pada tahun 2016 mengalami peningkatan yang cukup besar dibanding tahun 2015 yaitu sebesar 3,13 persen dan merupakan pertumbuhan tertinggi selama 6 tahun terakhir. Kemudian pada 2017, pendapatan per kapita masyarakat Kabupaten Serang kembali meningkat menjadi 10,46 juta per tahun.

Sesuai fokus fokus utama pembangunan, peningkatan IPM Kabupaten Serang terus naik dengan baik. IPM Kabupaten Serang dari tahun 2016 sebesar 65,12  poin mengalami peningkatan pada tahun 2017 menjadi 65,60 poin.

Dengan besaran sebesar 0,48 poin, peningkatan IPM ini terbesar ketiga setelah Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan.

Meskipun demikian, percepatan peningkatan IPM ini masih perlu ditingkatkan baik pada aspek pendidikan, kesehatan maupun daya beli masyarakat,” ujar Tatu.

WTP dari BPK, Predikat BB dari KEMENPAN RB


Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mendapat prestasi luar biasa yaitu konsisten meraih opini tertinggi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan Pemkab Serang tahun anggaran 2017, Pemkab Serang untuk yang ke tujuh kali meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Tahun ini, WTP murni sebagai opini tertinggi

Prestasi akuntabilitas dan pengelolaan keuangan di bawah kepemimpinan Bupati Ratu Tatu Chasanah dan Wakil Bupati Pandji Tirtayasa, bukan hanya diraih melalui opini BPK. Akhir Januari lalu, Pemkab  meraih peningkatan prestasi dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

SAKIP tahun 2017 berpredikat BB (sangat baik), dari sebelumnya tahun 2016 berpredikat B (baik). Atas prestasi tersebut, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah meraih penghargaan langsung dari Menteri PAN-RB Asman Abnur di Hotel Radison, Batam, Kepulauan Riau, Kamis, 24 Januari 2018.

Pemkab Serang untuk penilaian tahun 2012 sampai 2015 mendapat predikat CC, kemudian 2016 naik peringkat dengan predikat B. Kemudian atas upaya serius dan konsisten dari Bupati Ratu Tatu Chasanah, untuk tahun 2018 Pemkab Serang meraih BB. Satu tingkat lagi menuju predikat A (terbaik).

Menurut Tatu, penghargaan SAKIP maupun opini WTP bukan hal yang mudah. Dibutuhkan perjuangan yang konsisten agar organisasi perangkat daerah (OPD) menjalankan kinerja sesuai yang ditetapkan dalam RPJMD.

Saya monitor langsung, karena dalam RPJMD terdapat persoalan dan solusi setiap masalah pembangunan di Kabupaten Serang. Kita sudah on the track, dan OPD harus konsisten menjalankan kinerja yang sudah ditetapkan. Agar masyarakat merasakan apa yang dilakukan Pemkab Serang,” ujarnya. [***]


Komentar Pembaca
Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Surya Paloh Tidak Menegakkan UU Pers

Surya Paloh Tidak Menegakkan UU Pers

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Menpora Penasaran Siapa Pelapor Dahnil

Menpora Penasaran Siapa Pelapor Dahnil

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Ban Lion JT-610 Tiba Di Jakarta

Ban Lion JT-610 Tiba Di Jakarta

MINGGU, 04 NOVEMBER 2018 , 08:39:00

Bengkel Motor Kasih Sayang

Bengkel Motor Kasih Sayang

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 , 17:16:00

Keluarga TB Chasan Deklarasi Dukung Jokowi

Keluarga TB Chasan Deklarasi Dukung Jokowi

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 , 18:47:00

The ads will close in 10 Seconds