BUMD Agrobisnis Mendesak, DPRD Dukung Revisi RPJMD Banten

Ekbis  KAMIS, 11 OKTOBER 2018 , 00:26:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

BUMD Agrobisnis Mendesak, DPRD Dukung Revisi RPJMD Banten

Muflikhah/RMOL

RMOLBanten. DPRD Banten mendukung wacana revisi rencana pembangunan jangka mengengah daerah (RPJMD) Banten 2017-2022, serta memfasilitasi pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Agrobisnis.

Pembentukan lembaga plat merah itu memang sangat ditunggu kehadirannya untuk peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan.

Wakil Ketua DPRD Banten Muflikhah mengatakan, revisi RPJMD adalah kebijakan yang tepat jika memang dilaksanakan. Sebab, salah satu syarat pembentukan BUMD, harus tertuang secara gamblang di dokumen perencanaan tersebut.

"Itu langkah tepat. Sebelum membentuk BUMD harus ada regulasinya dan acuan regulasi tertinggi dalam kebijakan pemerintah. Salah satunya adalah RPJMD. Sebelum adanya pergub (peraturan gubernur), perda (peraturan daerah) dan regulasi lainnya, harus dituangkan dulu dalam RPJMD," katanya,  Rabu (10/10).

Muflikhah meyakini, rencana revisi RPJMD akan mendapat dukungan banyak pihak karena sejatinya rencana pembentukan BUMD Agrobisnis sudah digagas sejak 2012. Bahkan di tahun itu sudah dilakukan kajian terkait lokasi sentra agrobisnis.

"Pembentukan BUMD Agrobisnis sebenarnya sudah lama dibicarakan, tepatnya di 2012 saat gubrnurnya Bu Atut (Chosiyah). Saat itu telah dilakukan kajian lokasi yang akan dijadikan tempat agrobisnis. Hasilnya ada dua tempat, satu di kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, satunya lagi di DesaTobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang," katanya.

Terkait peluang bisnis BUMD Agrobisnis, mantan bakal calon Bupati Serang itu mengaku tak perlu mengkhawatirkannya. Pemprov DKI Jakarta sudah menyatakan dukungannya dan siap menjalin kerja sama.

"Selain itu di tahun 2015 Pemprov DKI pernah berharap adanya kerja sama dengan Banten kaitan dengan agrobisnis ini. Semua bahan hasil pertanian, perkebunan dan peternakan sebelum masuk DKI terlebih dulu transit di agrobisnis Bnaten. Seperti yang telah DKI lakukan, kerjasama dengan Pemprov Lampung dan NTT (Nusa Tenggara Timur)," ungkapnya.

Politikus PPP itu berharap, ketika revisi RPJMD benar-benar dilakukan maka Pemprov Banten harus memerhatikan sejumlah elemen penting seperti pernyertaan modalnya. Sehingga dikemudian hari tidak ada kelemahan dalam regulasinya. Dengan demikian adanya BUMD Agrobisnis bisa bermanfaat dan dimanfaatkan dari hulu hingga hilir.

Kata diaa, dengan adanya (BUMD) Agrobisnis ini keuntungan bagi masyrakat Banten, selain bisa menciptakan lapangan kerja, juga bisa mendorong bagi para petani dan nelayan banten untuk meningkatkan produktivitasnya.

"Mereka akan bisa langsung menjual hasil pertanian atau perikanannya ke agrobisnis. Intinya BUMD ini bukan hanya untuk distribusi tapi juga mendorong meningkatnya produksi," tuturnya. [dhn]


Komentar Pembaca
Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Surya Paloh Tidak Menegakkan UU Pers

Surya Paloh Tidak Menegakkan UU Pers

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Menpora Penasaran Siapa Pelapor Dahnil

Menpora Penasaran Siapa Pelapor Dahnil

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Ban Lion JT-610 Tiba Di Jakarta

Ban Lion JT-610 Tiba Di Jakarta

MINGGU, 04 NOVEMBER 2018 , 08:39:00

Bengkel Motor Kasih Sayang

Bengkel Motor Kasih Sayang

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 , 17:16:00

Keluarga TB Chasan Deklarasi Dukung Jokowi

Keluarga TB Chasan Deklarasi Dukung Jokowi

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 , 18:47:00

The ads will close in 10 Seconds