Kenaikan BBM Bukti Pemerintah Gagal Stabilkan Rupiah

Ekbis  KAMIS, 11 OKTOBER 2018 , 09:41:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

Kenaikan BBM Bukti Pemerintah Gagal Stabilkan Rupiah

Sayed Abubakar Assegaf /Net

RMOLBanten. Naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi yakni Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex merupakan bentuk kegagalan pemerintah dalam menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.

Politisi Partai Demokrat yang juga anggota Komisi VII DPR RI, Sayed Abubakar Assegaf mengatakan, keputusan menaikan jenis BBM non subsidi adalah keputusan yang membebani masyarakat luas.

"Apalagi dengan adanya kebijakan mengurangi pasokan BBM jenis Premium beberapa waktu lalu sudah banyak masyarakat yang beralih menggunakan Pertamax," sebut Sayed dalam keterangan yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (11/10).

Seperti diberitakan, sejak pukul 11.00 WIB kemarin, harga Pertamax naik menjadi Rp.10.400, Pertamax Turbo Rp. 12.250, Dexlite Rp. 10.500, Pertamina Dex Rp. 11.850. Menurut Sayed, kenaikan harga BBM tersebut diakibatkan kekeliruan pemerintah mengelola perekonomian.

Antara lain kurs rupiah yang terus melemah terhadap dolar AS yang mencapai sekitar Rp 15.200 per dolar AS. Pada saat yang sama juga terjadi kenaikan harga minyak dunia yang menyentuh sekitar 80 dolar AS per barel.


Komentar Pembaca
Rumah DP 0 Rupiah Resmi Diluncurkan

Rumah DP 0 Rupiah Resmi Diluncurkan

JUM'AT, 12 OKTOBER 2018 , 17:00:00

BBM Batal Naik Terasa Janggal

BBM Batal Naik Terasa Janggal

KAMIS, 11 OKTOBER 2018 , 19:00:00

Bantuan Asing Bukan Buat Kampanye

Bantuan Asing Bukan Buat Kampanye

RABU, 10 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Abuya Muhtadi Bersama Gubernur Banten

Abuya Muhtadi Bersama Gubernur Banten

MINGGU, 26 AGUSTUS 2018 , 00:57:00

Potong Sapi Qurban

Potong Sapi Qurban

RABU, 22 AGUSTUS 2018 , 09:51:00

Jempol Rakernas ADPSI

Jempol Rakernas ADPSI

JUM'AT, 12 OKTOBER 2018 , 13:35:00

The ads will close in 10 Seconds