Sierra Lion Batalkan Proyek Bandara Dengan China

Internasional  KAMIS, 11 OKTOBER 2018 , 09:58:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sierra Lion Batalkan Proyek Bandara Dengan China

Ernest Bai Koroma dan Xi Jinping/BBC

RMOLBanten. Proyek senilai 400 juta dolar AS yang didanai China untuk membangun bandara baru di luar ibukota Freetown dibatalkan Sierra Leone.
Mantan Presiden Ernest Bai Koroma adalah yang membangun proyek dengan perjanjian pinjaman dengan China sebelum dia kalah dalam pemilihan bulan Maret lalu.

Pada saat itu, Bank Dunia dan IMF memperingatkan bahwa proyek tersebut akan membebankan beban utang yang berat. Namun pemerintahan Koroma tetap melanjutkan kerjasama.

Namun di bawah pemerintahan yang baru saat ini, perjanjian itu dibatalkan.

Menteri Penerbangan Kabineh Kallon mengatakan kepada BBC bahwa proyek itu, yang dijadwalkan selesai pada 2022, tidak diperlukan saat ini. Sebagai gantinya, bandara internasional negara itu saat ini akan direnovasi.

Dia mengatakan Presiden saat ini Julius Maada Bio tidak melihat adanya kebutuhan untuk membangun bandara yang diusulkan, yakni bandara Mamamah.

Sebagai gantinya, pemerintah sedang mempertimbangkan membangun jembatan dari ibukota ke bandara Lungi, satu-satunya bandara internasional di negara itu. Saat ini penumpang perlu mendapatkan perahu atau helikopter untuk mencapai Freetown.

Kallon mengatakan dia tidak tahu apakah kontrak yang dibatalkan akan menyebabkan implikasi keuangan atau tidak.

"Saya punya hak untuk mengambil keputusan terbaik bagi negara itu," katanya. [dhn] 

Komentar Pembaca
Kenangan Terakhir Bersama Memo

Kenangan Terakhir Bersama Memo

SABTU, 01 JUNI 2019 , 21:00:00

Selamat Jalan Bu Ani

Selamat Jalan Bu Ani

SABTU, 01 JUNI 2019 , 13:00:00

Soenarko Korban Rekayasa?

Soenarko Korban Rekayasa?

JUM'AT, 31 MEI 2019 , 13:00:00

Senyum Usai PKB

Senyum Usai PKB

KAMIS, 09 MEI 2019 , 17:22:00

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

SABTU, 27 APRIL 2019 , 17:29:00

Kemenangan Indonesia

Kemenangan Indonesia

SABTU, 20 APRIL 2019 , 00:27:00

The ads will close in 10 Seconds