Jembatan Penghubung Desa Di Tangerang Ambrol

Akses Dua Desa Terputus

Kabupaten Tangerang  KAMIS, 11 OKTOBER 2018 , 10:39:00 WIB | LAPORAN: AHMAD RIZKI SUHAEDI

Jembatan Penghubung Desa Di Tangerang Ambrol

Perbaiki jembatan ambrol/ARS

RMOLBanten. Jembatan penghubung desa Pagedangan Udik-Pasilian, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang ambrol, hari Rabu, (10/10) kemarin. Akibatnya warga kedua desa tersebut kini tak bisa melintasi jembatan yang telah berusia 20 tahun lalu itu.

Salah seorang warga Desa Pagedangan Udik, Hasan Sopiyan menjelaskan peristiwa ambruknya jembatan tersebut terjadi pada malam hari. Beruntung saat kejadian tidak ada yang melintas sehingga tidak ada korban jiwa.

Kami kaget mendengar suara dentuman keras, setalah kami lihat dari sumber suara ternyata jembatan yang biasa kami gunakan ambruk,” katanya, Kamis, (11/10).

Hasan menjelaskan akibat ambruknya jembatan ini membuat warga di kedua desa baik Desa Pagedangan Udik maupun Desa Pasilian menjadi kesulitan. Pasalnya jembatan tersebut merupakan akses warga terdekat untuk menuju ke berbagai wilayah.

Kini warga jika ingin berpergian harus memutar ke jembatan lain yang jaraknya mencapai tiga kilometer,” ucapnya.

Menurut Hasan sebenarnya warga sudah sejak lama meminta pemerintah daerah untuk memperbaiki jembatan tersebut. Bahkan warga berharap jembatan tersebut diperlebar sehingga bisa dilalui mobil.

Sebelumnya jembatan hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki atau pengendara motor saja,” terangnya.

Sementara itu Camat Kronjo Asmawi membenarkan adanya jembatan ambruk di wilayahnya. Menurut Nawawi sebenarnya bangunan yang ambrol tersebut bukanlah merupakan jembatan tetapi pintu pengatur air. Hanya saja seiring waktu infrastruktur tersebut dimanfaatkan warga sebagai jembatan.

Awalnya memang bukan jembatan namun dengan pertamabahan penduduk, bangunan tersebut dimanfaatkan warga sebagai jembatan,” jelas aasmawi

Menurut Asmawi saat mendengar informasi adanya jembatan amruk tersebut dirinya langsung ke lokasi untuk membuktikan kebenaran informasi yang diterimanya. Setelah terbukti kebenaranya dirinya langsung melaporkannya kepada Bupati Tangerang sebagai atasannya serta Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten sebagai dinas yang berwenang.

Hasil koordinasi jembatan akan langsung diperbaiki dengan menggunakan dana tanggap darurat,” jelasnya.

Camat juga membenarkan jika sebelumnya pihaknya telah banyak menerima usulan dari warga agar jembatan tersebut segera diperbaiki. Hanya saja usulan perbaikan jembatan melalui Musrembang Kecamatan Kronjo belum menjadi prioritas.

Kalau kita lihat dengan kondisi masyarakat yang telah padat di kedua desa tersebut, sebenarnya perbaikan serta pelebaran jembatan tersebut sudah menjadi kebutuhan yang cukup mendesak," ucapnya.

Terpisah Kepala Dinas Bina Marga dan Aumber Daya Air Kabupaten Tangerang Slamet Budi Mulyanto mengatakan, dirinya sudah mendapatkan laporan adanya jembatan ambruk yang menghubungkan dua desa.

"Tim dari Dinas Binamarga sudah kami turunkan, dan sudah mendata kerusakan jembatan tersebut," katanya.

Ambruknya jembatan tersebut sambung Slamet akibat faktor usia. Pihaknya, akan memperbaiki dengan anggaran darurat. [dhn]



Komentar Pembaca
Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Surya Paloh Tidak Menegakkan UU Pers

Surya Paloh Tidak Menegakkan UU Pers

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Menpora Penasaran Siapa Pelapor Dahnil

Menpora Penasaran Siapa Pelapor Dahnil

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Ban Lion JT-610 Tiba Di Jakarta

Ban Lion JT-610 Tiba Di Jakarta

MINGGU, 04 NOVEMBER 2018 , 08:39:00

Bengkel Motor Kasih Sayang

Bengkel Motor Kasih Sayang

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 , 17:16:00

Keluarga TB Chasan Deklarasi Dukung Jokowi

Keluarga TB Chasan Deklarasi Dukung Jokowi

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 , 18:47:00

The ads will close in 10 Seconds