Tidak Penuhi Panggilan Bawaslu Tangsel, Ini Alasan PKS

Pelanggaran Alat Peraga Kampanye

Politik  KAMIS, 11 OKTOBER 2018 , 14:01:00 WIB | LAPORAN: AHMAD RIZKI SUHAEDI

Tidak Penuhi Panggilan Bawaslu Tangsel, Ini Alasan PKS

Ahmad Jajuli/ARS

RMOLBanten. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak memenuhi panggilan Bawaslu Kota Tangsel atas dugaan pelanggaran alat Peraga Kampanye (APK).

Diketahui, ketiga Parpol yang dipanggil Bawaslu Kota Tangsel tersebut yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Namun, dari tiga Parpol tersebut, baru PSI dan PDI Perjuangan yang memenuhi panggilan Bawaslu untuk klarifikasi dugaan pelanggaran APK Calegnya. Sementara PKS, hingga saat ini belum memenuhi klarifikasi dugaan pelanggaran tersebut.

Anggota Bawaslu Kota Tangsel, Ahmad Jajuli mengatakan, dari hasil konfirmasi yang dilakukan  Ketua dan Sekretaris PKS diketahui tidak bisa memenuhi panggilan untuk lakukan klarifikasi soal dugaan pelanggaran tersebut dengan Bawaslu.

"Dugaan pelanggarannya masih sama, yakni terkait APK," katanya, Kamis, (11/10).

Jajuli tegaskan, jika pemanggilan ketiga, PKS tidak bisa hadir, maka Bawaslu selanjutnya akan membuat kajian tanpa melalui proses klarifikasi dengan PKS.

"Tindakan dari Bawaslu langsung membuat kajian dan tanpa proses klarifikasi. Artinya, semuanya hasil dari Bawaslu," ujarnya.

Terpisah, Ketua  Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Tangsel Siti Chadijah mengatakan bila jajaran pengurus PKS, saat ini sedang berada diluar kota.

"Kebetulan KSB (Ketua, Sekretaris dan Bendahara-red) ini, sedang diluar kota. Tadinya saya mau mewakili ke Bawaslu, tapi tidak bisa karena saya tidak bawa surat," ujarnya.

Menurut Siti, dalam hal ini PKS akan kooperatif dan akan memenuhi panggilan Bawaslu terkait dugaan pelanggaran pemasangan APK Caleg.

"Kami sangat mengapresiasi kinerja Bawaslu. Sebab dengan adanya temuan dugaan pelanggaran ini, kami di PKS jadi semakin tau soal regulasi tersebut," tandasnya. [dhn]

Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 13:00:00

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

SELASA, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Ban Lion JT-610 Tiba Di Jakarta

Ban Lion JT-610 Tiba Di Jakarta

MINGGU, 04 NOVEMBER 2018 , 08:39:00

Bengkel Motor Kasih Sayang

Bengkel Motor Kasih Sayang

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 , 17:16:00

Keluarga TB Chasan Deklarasi Dukung Jokowi

Keluarga TB Chasan Deklarasi Dukung Jokowi

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 , 18:47:00

The ads will close in 10 Seconds