Suporter Bola Kota Serang Dorong 'Edy Out' Dari PSSI

Olahraga  KAMIS, 11 OKTOBER 2018 , 20:29:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Suporter Bola Kota Serang Dorong 'Edy Out' Dari PSSI

Protes PSSI di Kota Serang/RMOL

RMOLBanten. Lawan mafia sepak bola terus disuarakan para penggemar dan pemerhati bola tanah air terhadap PSSI.

Sanksi terhadap bobotoh, pemain dan panpel Persib menjadi penyulut, karena dinilai tidak adil dan tidak berlaku sama dengan tim lainnya. Beberapa Kota pun bergejolak salah satunya di Kota Serang.

Hukuman tanpa penonton buat Persib ini menjadi pukulan berat, mengingat Persib dipandang mempunyai suporter yang disiplin. Kejadian tewasnya suporter Persija langsung meruntuhkan stigma suporter Persib Bandung yang terkenal santun dan militan ini.

Protes pun disuarakan, tidak hanya suporter bobotoh tapi suporter lainnya menilai di masa kepemimpinan Edy Rahmayadi masih banyak mafia sepakbola ditambah rangkap jabatan yang dilakukan oleh Edy sendiri.

Dalam poster tersebut tertuliskan 'Selamatkan Sepakbola Tanah Air, Kami melawan Mafia Sepakbola'. Bahkan yang lebih tertulis 'Edy Out, Rangkap Jabatan, Diam tertunduk atau Mati Melawan, Revolusi PSSI'.

Poster tersebut tersebar sepanjang jalan utama di Kota Serang dimulai dari Terminal Pakupatan, Jalan Jenderal Sudirman, Ciceri, Jalan Jenderal Ahmad Yani, hingga alun-alun Kota Serang.

Menyikapi hal itu, Ketua PSSI Banten Fahmi Hakim mengatakan, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan  konsolidasi dan koordinasi terkait dengan statuta PSSI.

"Sampai hari ini kami PSSI Banten masih melakukan hal yang wajar. Tetapi terhadap dinamisasi organisasi harus melalui proses organisasi lagi. Dari beberapa club' di Banten belum ada usul dalam kaitan rangkap jabatan tersebut," ujarnya.

Sementara itu, salah satu suporter bola di Kota Serang Kiki menilai apa yang dilakukan oleh Edy adalah sesuatu yang tidak bagus. Lebih baik Edy fokus mengurus Sumatera Utara dan Mundur dari PSSI.

"Demi kemajuan sepakbola Indonesia Edy lebih baik mundur. Revolusi PSSI harus dimulai detik ini juga. Jangan nodai sepakbola dengan kepentingan politis," tukasnya. [dhn]

Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Senyum Usai PKB

Senyum Usai PKB

KAMIS, 09 MEI 2019 , 17:22:00

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

SABTU, 27 APRIL 2019 , 17:29:00

<i>Flare</i> <i>May Day</i>

Flare May Day

KAMIS, 02 MEI 2019 , 00:48:00

The ads will close in 10 Seconds