Jokowi Tetapkan Brigjen Syam'un Pahlawan Nasional Dari Banten

Tokoh  SENIN, 05 NOVEMBER 2018 , 19:38:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Jokowi Tetapkan Brigjen Syam'un Pahlawan Nasional Dari Banten

Brigjen KH Syam,un/Repro

RMOLBanten. Presiden Joko Widodo menyetujui pejuang kemerdekaan Republik Indonesia dari Provinsi Banten, Brigjen KH Syam'un sebagai pahlawan nasional. Penetapan pahlawan ini bersamaan denga empat orang pejuang lainnya dari daerah lain.
Kepastian penetapan, Brigjen KH Syam'un yang berasal dari Kabupaten Serang, Banten tersebut disampaikan salah satu cucunya, Alwiyan Syam'un, Senin (5/11).

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Jokowi yang telah menetapkan gelar pahlawan nasional kepada Brigjen KH Syam'un dan terima kasih kepada guru saya Profesor Dr  KH  Ma'ruf Amin yang telah turut serta mensuport upaya-upaya penganugerahan gelar pahlawan nasional," katanya.

Menurut Alwiyan, gelar pahlawan nasional yang disandang Brigjen KH Syam'un menjadikan insiprasi dan semangat juang kepada para generasi muda.

Gelar pahlawan nasional yang disandang Brigjen KH Syam'un, kata Alwiyan, merupakan beban moril yang sangat berat buat keluarga dengan konsekuensi menjalani hidup ini lebih baik lagi dan menjalani hidup dengan spirit kepahlawanan.

"Brigjen KH  Syam'un bukan milik keluarga saja dan bukan milik Al Khairiyah saja, tapi lebih sebagai milik Umat sebagaimana kisah hidup beliau yang sebagian besar dipersembahkan untuk umat," katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Banten, Nurhana didampingi Kabid Pemberdayaan Sosial, Sirojuddin dan Kasi Kepahlawanan, Kepertintisan, Kejuangan, Kesetiakawanan, dan Restorasi Sosial, Fajar mengungkapkan, gelar pahlawan nasional terhadap Brigjen KH Syam'un akan diumumkan oleh pemerintah pusat dua hari sebelum peringatan Hari Pahlawan, 10 November.

"Mudah-mudahan apa yang kita perjuangkan selama ini, untuk gelar pahlawan nasional, kepala tokoh pejuang kemerdekaan Almarhum Brigjen KH Syam'un dapat terwujud. Tanggal 8 November nanti akan disampaikan langsung oleh pemerintah pusat," katanya.

Dijelaskan Nurhana, proses usulan Brigjen KH Syam'un sudah disampaikan oleh Pemprov Banten berdasarkan usulan dari Kabupaten Serang sejak tahun 2015 lalu.

"Prosesnya memang panjang. Kita sampai ke Boven Digul, Papua. Disana ada daerah rawa, yang pernah dijadikan tempat pengasingan beliau oleh Belanda," ujarnya.
   
Dikatakan Nurhana, jika pada 8 November mendatang, pemerintah pusat resmi mengumumkan Brigjen KH Syam'un sebagai pahlawan nasional, pihaknya akan terus mengupayakan agar tokoh pejuang kemerdekaan lainnya seperti KH Tb Chotib dan KH Wasyid mendapatkan gelar yang sama.
 
"Data dikami, jika pada 8 November mendatang, Brigjen KH Syam'un dimumkan menjadi pahlawan nasional, berarti ada tiga tokoh kemerdekaan asal Banten yang mendapatkan gelar. Sebelumnya ada Sultan Ageng Tirtayasa dan Bapak Sjafruddin Prawiranegara," ungkapnya. [dhn]


Komentar Pembaca
Ban Lion JT-610 Tiba Di Jakarta

Ban Lion JT-610 Tiba Di Jakarta

MINGGU, 04 NOVEMBER 2018 , 08:39:00

Bengkel Motor Kasih Sayang

Bengkel Motor Kasih Sayang

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 , 17:16:00

Keluarga TB Chasan Deklarasi Dukung Jokowi

Keluarga TB Chasan Deklarasi Dukung Jokowi

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 , 18:47:00

The ads will close in 10 Seconds