Penyelamatan Mattari Dari Hukuman Mati

Opini  SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 11:53:00 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

Penyelamatan Mattari Dari Hukuman Mati

Ilustrasi/Net

DI tengah suasana duka atas hukuman mati terhadap Tuti Tursilawati di Arab Saudi, Antaranews 2 November 2018 memberitakan bahwa Kedutaan Besar Indonesia di Kuala Lumpur berhasil membebaskan seorang tenaga kerja Indonesia dari ancaman hukuman mati di Mahkamah Tinggi Shah Alam, Malaysia.  

Mattari

Dalam keterangan tertulis dari Direktorat Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri dijelaskan, warga negara Indonesia bernama Mattari  asal Sampang, Madura, divonis bebas oleh hakim setelah pengacara KBRI Kuala Lumpur dari kantor pengacara Gooi & Azzura.

Mereka memohon agar hakim memutuskan dismissed amount to acquittal, karena saksi dan bukti yang diajukan jaksa penuntut umum dipandang sangat lemah.

Mattari, yang bekerja sebagai pekerja konstruksi, ditangkap pada 14 Desember 2016 di Kuala Lagat Selangor atas tuduhan melakukan pembunuhan terhadap seorang warga negara Bangladesh, tidak jauh dari lokasi bekerjanya.

Dengan dugaan tersebut, Mattari dituntut ancaman hukuman gantung sampai mati. Setelah menjalani sekitar enam kali persidangan selama hampir dua tahun, pada 2 November 2018 hakim akhirnya memutuskan Mattari dibebaskan dari tuntutan hukuman mati dan pada hari yang sama dibebaskan dari penahanan.
 
Harapan

Pada periode 2011-2018, terdapat 437 WNI terancam hukuman mati di seluruh Malaysia. Dari jumlah tersebut 301 WNI berhasil dibebaskan, 18 orang diantaranya dibebaskan pada tahun 2018. Saat ini masih terdapat 136 tenaga kerja Indonesia berstatus terancam hukuman mati di Malaysia.

Berita tentang terbebasnya Mattari dari hukuman mati di Malaysia memberikan harapan keadilan bagi para tenaga kerja Indonesia yang mencari nafkah di mancanegara.

InsyaAllah, Direktorat Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia juga akan berhasil menyelamatkan para tenaga kerja Indonesia berstatus terancam hukuman mati di Arab Saudi.

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan


Komentar Pembaca
Alasanologi Brenton Tarrant

Alasanologi Brenton Tarrant

RABU, 20 MARET 2019

Golswing

Golswing

SELASA, 19 MARET 2019

Musibah Banjir Bandang Dan Tanah Longsor Sentani
Debat

Debat

MINGGU, 17 MARET 2019

Tragedi Kemanusiaan Christchurch

Tragedi Kemanusiaan Christchurch

SABTU, 16 MARET 2019

Banten, Antara Kiai Maruf Dan Doktor Dahnil
Ceramah Ustaz Adi Hidayat

Ceramah Ustaz Adi Hidayat

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 , 20:31:00

Airin Jenguk Anak Buah

Airin Jenguk Anak Buah

SELASA, 22 JANUARI 2019 , 10:39:00

Promosi Doktor Mudir MBS Ki Bagus Hadikusumo

Promosi Doktor Mudir MBS Ki Bagus Hadikusumo

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 , 16:20:00

The ads will close in 10 Seconds