WH Usul Ke Jokowi Ijin KEK Tanjung Lesung Dicabut, Kok?

Pariwisata & Budaya  SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 17:43:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

WH Usul Ke Jokowi Ijin KEK Tanjung Lesung Dicabut, <i>Kok?</i>

Wahidin Halim/RMOL

RMOLBanten. Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu menerima usulan dari Gubernur Banten, Wahidin Halim agar ijin Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung di Kabupaten Pandelang dicabut.

Alasanya, selama ini progres target yang telah ditetapkan tidak berjalan sesuai perencanaan.
Usulan kepada Jokowi tersebut diceritakan WH, pada saat memimpin Rapat Koordinasi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dilaksanakan di Pendopo Gubernur Banten Lama, Kota Serang, Selasa (6/10).

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Pandeglang Irna Narulita Dimyati, Wakil Walikota Kota Tangerang Sachrudin yang didampingi oleh Sekda Kota Tangerang Dadi Budaeri, Pj Walikota Serang Ade Aryanto, perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Lebak dan Kabupaten Tangerang, serta Forkopimda Provinsi Banten.

WH menjelaskan, pembangunan KEK Tanjung Lesung yaitu untuk mempercepat proses pembenahan tidak sesuai dengan target-target.

"Karena saya ditanya beberapa kali sama Pak Presiden mengenai progresnya, sampai saya bilang mendingan cabut saja ijin KEK nya kalau memang sampai sekarang belum ada perkembangan," ujarnya.

Sampai saat ini menurut WH, belum ada laporan perkembangan apa saja yang sudah dikerjakan.

Dari 7 KEK, baru satu yang sudah jalan yaitu KEK Mandalika tapi selebihnya belum jadi. Jangan jadikan Banten hanya sebagai tempat untuk investasi yang tidak jelas, dan saya minta mulai hari ini melaporkan perkembangannya apa yang menjadi target -target dari pembangunan KEK tersebut," tegas WH. [dhn]

Komentar Pembaca
Ban Lion JT-610 Tiba Di Jakarta

Ban Lion JT-610 Tiba Di Jakarta

MINGGU, 04 NOVEMBER 2018 , 08:39:00

Bengkel Motor Kasih Sayang

Bengkel Motor Kasih Sayang

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 , 17:16:00

Keluarga TB Chasan Deklarasi Dukung Jokowi

Keluarga TB Chasan Deklarasi Dukung Jokowi

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 , 18:47:00

The ads will close in 10 Seconds