Irna: Koordinasi Tol Serang-Panimbang Masih Lemah

Kabupaten Pandeglang  RABU, 07 NOVEMBER 2018 , 10:06:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Irna: Koordinasi Tol Serang-Panimbang Masih Lemah

Irna Narulita/Repro

RMOLBanten. Bupati Pandeglang Irna Narulita meminta para pihak, termasuk satuan kerja (Satker) pembangunan jalan tol Serang-Panimbang untuk memperkuat koordinasi dalam pembebasan lahan tol Serang-Panimbang.
Kordinasi merupakan faktor penting untuk mempercepat progres pembangunannya.
Demikian disampaikan Irna usai menghadiri rakor progres pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Banten bersama Gubernur Banten Wahidin Halim di Pendopo Gubernur Banten Lama Jalan Brigjen KH Syam'un Kota Serang, Selasa (6/11).
     
''Kami minta koordinasi update terkait progres di lapangan, pembebasan lahan, BPN. Akan dibikin group 'WhatsApp'-nya. Enggak ada kata terlambat untuk saya. Jangan sampai bupati sebagai user-nya tidak tahu apa-apa, tidak tahu menahu progres dari pada Serang-Panimbang ini," kata Irna.
      
Menurut Irna, dalam rapat tersebut pihaknya sudah menyampaikan keluhan-keluhan untuk Satker Serang-Panimbang melalui Satker PUPR yaitu harus update, kendala-kendalanya apa, pembebasan lahan sudah sejauh mana, berapa persen yang sudah dan kontruksinya kapan.

Rapat tersebut kata Irna, merupakan waktu yang tepat untuk kordinasi dan setelah keluar ruang rapat kordinasi jangan berhenti.     
"Kami perlu tahu pembebasan lahan, sekolah-sekolah yang dilalui, apakah perlu relokasi, apakah perlu ada APBD untuk membantu progres percepatan pembangunan itu. Kami juga perlu kordinasi dengan DPRD," harapnya.
      
Irna mengatakan, pembangunan jalan tol Serang-Panimbang merupakan proyek strategis nasional tentunya pembangunan tol tersebut dapat membawa perubahan kemajuan prekonomian dan kesejahteraan bagi masyarakat Pandeglang.
    
"Karena itu progres pembangunanya sangat diharapkan," tamba Irna
      
Irna menghimbau kepada semua pihak yang terlibat, untuk saling bersinergi dan berkoordinasi, karena hal tersebut sangat penting agar progres pembangunan proyek strategis nasional tol Serang- Panimbang dapat segera terwujud sesuai dengan waktu yang di tentukan.
      
Kasubdit Pengadaan tanah Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR  Sri Sadono mengatakan, Proyek Strategis Nasional (PSN) pembangunan jalan tol  Serang- Panimbang sepanjang 83 Km untuk saat ini terkait pengadaan tanah di Kabupaten Pandeglang progresnya sudah capai 44 persen.

Menurut Sadono, belum seluruhnya proses pengadaan lahan di Pandeglang dan Lebak untuk tol tersebut, karena selama ini masih diprioritaskan untuk wilayah Kabupaten dan Kota Serang terlebih dahulu.
      
''Memang waktu itu prioritasnya di Serang dulu di kabupaten dan kota, baru jalan ke Lebak dan Pandeglang," katanya.
      
Namun demikian, Sadono mengatakan, untuk wilayah Pandeglang dan Kabupaten Lebak sudah dilakukan musyawarah harga, dan pada prinsipnya sudah tidak ada masalah, tinggal tahapan validasi pemberkasan dokumen kepemilikan warga.
     
''Hanya saja dokumennya masih ada yang belum bersertifkat, sehingga diperlukan kelengkapan dokumen yang memerlukan tambahan waktu. Akan tetapi secara global sudah disepakati oleh warga, diperkirakan terkait validasi ini akan rampung bulan Maret mendatang," ungkapnya. [dhn]

 

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds