PEMILU 2019

Presiden PKS Ajak Kader Sikapi Fitnah Secara Proporsional

Politik  MINGGU, 11 NOVEMBER 2018 , 08:22:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Presiden PKS Ajak Kader Sikapi Fitnah Secara Proporsional

Sohibul Iman/RMOL

RMOLBanten. Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Sohibul Iman, mengajak para calon legislatif (Caleg) dan pengurus partai menykapi berbagai fitnah yang menerpa PKS dengan proporsional.

Hal itu dikatakn Imam dalam acara konsolidasi pemenangan Calon Anggota Legislatif PKS se-Banten di Hotel Yasmin Tangerang,.

Menurut Sohibul Iman, fitnah dan goncangan kepada PKS adalah hal yang lumrah jelang pemilu. Terlebih menjelang pemilu, ketegangan politik dan tekanan kepada PKS semakin luar biasa.

"PKS itu menanggung tiga stigma yang dibebankan dari awal kelahirannya hingga saat ini," katanya dalam keterangan pers kepada Kantor Berita RMOL Banten, Minggu (11/10).

Pertama, Kata Sohibul adalah stigma keagamaan yaitu PKS dianggap membawa Islam yang non mainstream tidak seperti kebiasaan Islam yang ada di Indonesia.

Kedua, stigma kebangsaan bahwa PKS dianggap bukan bagian dari partai nasionalis.

Ketiga, stigma kemanusiaan bahwa PKS kelompok yang mendukung radikalisme, bahkan sebagai bagian dari terosisme.

Semua stigma ini, dikatakan Sohibul sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak ingin PKS menjadi partai besar dan menjadi partai papan atas di Indonesia.

"Jadi semua stigma diatas tidak benar, dan insya Allah dengan izin Allah dan ijtihad kita dengan terus berjalan di jalan yang benar maka stigma diatas akan hilang dengan sendirinya," ujar Sohibul.

Lebih lanjut Sohibul menjelaskan tentang fitnah terhadap PKS yang terjadi selama ini. Sejak pilkada yang lalu PKS dihembuskan oleh pesimisme-pesimisme bahwa PKS akan hancur. PKS tidak akan lolos Parliamentary Treshold dan lainnya.

Menurut Sohibul, pesimisme itu harus kita sikapi dengan penuh kedewasaan dan proporsional. Agar tidak melalaikan kita dari tujuan menjadi partai papan atas tahun 2019.

"Padahai sejak kelahirannya PKS selalu memberi warna pada perpolitikan Indonesia, karena bagi PKS jabatan bukanlah tujuan tetapi sarana untuk merealisasikan tujuan," ujarnya.

Di akhir sambutan, presiden PKS mengajak kader dan pengurus guna optimis dan tidak boleh pesimis dalam mengahadapi pertarungan elektoral 2019.

"Kita buktikan bahwa kader PKS akan memimpin kepemimpinan nasional atau bahkan internasional. Oleh karena itu kita harus terus berjuang," tukasnya. [dzk]



Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 21:18:00

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

KAMIS, 10 OKTOBER 2019 , 17:04:00

The ads will close in 10 Seconds