Kiai Ma'ruf Ceritakan Sosok Jokowi Santri Situbondo Yang Sangat Islami

Pilpres  SENIN, 12 NOVEMBER 2018 , 18:44:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Kiai Ma'ruf Ceritakan Sosok Jokowi Santri Situbondo Yang Sangat Islami

KH Ma'ruf Amin/RMOL

RMOLBanten. Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin menegaskan bahwa pasangannya Joko Widodo tidak anti Islam. Jokowi biasa disapa sangat islami dan sosok santri.

Kata Kiai Ma'ruf, Jokowi pernah belajar dari salah satu santri yang pernah belajar di Kiai As'ad Situbondo.

"Pak Jokowi itu santri, saya bertemu kiai-kiai besar di Situbondo mereka bilang pak Jokowi itu Santri. Karena yang mengajari ilmu keagamaan Jokowi itu alumni Situbondo," katanya saat sambutan usai meresmikan Posko kemenangan Rakyat Bersama Ulama di Ciracas Kota Serang, Senin (12/11).

Berarti, kata KH Ma'ruf Amin pak Jokowi ada hubungan keilmuan dengan Situbondo kalau ada hubungan keilmuan berarti pak Jokowi itu Santri Situbondo.

"Beliau bisa baca, bisa agama, bisa faham itu karena diajari oleh santri Situbondo. Jadi beliau santri, saya santri. Solatnya luar biasa," ujarnya.

Lebih lanjut, Kiai Ma'ruf menceritakan, pernah suatu ketika, saat dirinya sesi foto bersama, terus Pak Jokowi sendiri. Ketika itu, giliran saya difoto setelah usai saya mau foto bareng, tiba-tiba beliau gak ada. Saya tanya kemana pak Jokowi, kemudian ada yang jawasalat Ashar pak Kiai.

"Saya belum salat, pak Jokowi sudah salat," bebernya bercerita.

Pak Jokowi, diterangkan Kiai Ma'ruf, kalau sholat itu suka yang pertama. Santri kalah sama Jokowi.

"Kok orang seperti itu dikuyuh-kuyuh tidak suka Islam tidak suka kiai, anti Islam. Kalau gak seperti itu gak mungkin menetapkan hari santri. Beliau ini sangat islami, karena itu hoax ini yang harus dibuang, yah harus dihilangkan," katanya.

Seharusnya lanjut Kiai ma'ruf, yang harus diceritakan dari pak Jokowi itu prestasinya, rencana-rencana dalam rangka memaksimalkan potensi yang ada tentang rencana pembangunan.

"Saya bilang sekarang banyak al-makiyun bukan ahli Mekah tapi banyak yang maki-maki. Untuk itu, kita tetap harus santun tidak boleh hoax, maki-maki, mari mengajak dengan santun tidak usah maksa-maksa," tutupnya.

Untuk diketahui KH. R. As'ad Syamsul Arifin adalah pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah di Desa Sukorejo, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo. [dhn]

Komentar Pembaca
Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Surya Paloh Tidak Menegakkan UU Pers

Surya Paloh Tidak Menegakkan UU Pers

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Menpora Penasaran Siapa Pelapor Dahnil

Menpora Penasaran Siapa Pelapor Dahnil

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Ban Lion JT-610 Tiba Di Jakarta

Ban Lion JT-610 Tiba Di Jakarta

MINGGU, 04 NOVEMBER 2018 , 08:39:00

Bengkel Motor Kasih Sayang

Bengkel Motor Kasih Sayang

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 , 17:16:00

Keluarga TB Chasan Deklarasi Dukung Jokowi

Keluarga TB Chasan Deklarasi Dukung Jokowi

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 , 18:47:00

The ads will close in 10 Seconds