Bung Kus: Liga Desa Gali Potensi Pesepakbola Dari Akar Rumput

Olahraga  RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 11:12:00 WIB | LAPORAN: AHMAD RIZKI SUHAEDI

Bung Kus: Liga Desa Gali Potensi Pesepakbola Dari Akar Rumput

Muhammad Kusnaini/ARS

RMOLBanten. Kompetisi Liga Desa Nusantara (LDN) 2018 akan bergulir mulai hari ini, Rabu (28/11) ini dan final Sabtu (1/12). Sebanyak 12 tim/provinsi akan bertarung menunjukkan siapa yang terbaik. Baca: Kabupaten Tangerang Tuan Rumah Liga Desa Nusantara

Direktur LDN 2018 Muhammad Kusnaini mengatakan, kompetisi sepakbola antar desa untuk menggali dan mengembangkan pemberdayaan masyarakat desa di bidang olahraga.

"Prioritas kami untuk mengembangkan potensi desa. Adapun, pemain dari LDN yang nantinya direkrut liga profesional itu bonus. Gali potensi pemain sepakbola dari akar rumput," kata Bung Kus biasa diasapa di Hotel Fame Gading Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Selasa, (27/11) malam.

Bung Kus mengatakan, tahap seleksi untuk menuju LDN ini cukup panjang. Sejak di Juli pihaknya menggelar kompetisi di tingkat kabupaten. Kemudian di Agustus hingga Oktober kompetisi ditingkat provinsi. Bagi pemenang di tingkat provinsi menjadi tim di seri nasional LDN.

"Di Indonesia ada 70 ribu desa. Kalau diikutkan semua ini kompetisi terpanjang di dunia," ucapnya.

Untuk mengkerucutkan tim peserta, kata Bung Kus, pihaknya melakukan seleksi desa. Seperti penyediaan sarana olahraga di desa dan aman dalam penyelenggaraan pertandingan.

"Selama seleksi di 72 pertandingan seleksi ditingkat Kabupaten maupun provinsi tidak ada kekisruhan," ujarnya.

Selain itu, kata Bung Kus, penyelenggara kompetisi LDN 2018 ini bertujuan untuk menghidupkan ekonomi masyarakat di sekitar lapangan yang digunakan untuk bertanding.

Di LDN 2018, Kabupaten Tangerang menjadi tuan rumah dan akan menggunakan empat lapangan. Yakni, Lapangan Bonex dan Persimura di Kecamatan Legok, Cijantra di Kecamatan Pagedangan dan Stadion Mini Kecamatan Cisauk.

"Untuk keamanan kita sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Pemkab Tangerang," terangnya.

Tahun depan, kat Bung Kus ditargetkan peserta LDN akan bertambah 18-24 tim. Di even ini juga pihaknya mengundang klub liga tiga dan dua Indonesia untuk menyaring pemain berbakat. Untuk pemain batasannya usia 20 tahun kebawah atau U-20. Sedangkan untuk teknis pertandingan 12 Tim ini dibagi tiga grup, yang masing-masing grup diisi dalam tiga tim.

"Tahun lalu ada beberapa pemain dari LDN yang direkrut klub profesional. Ini membuktikan kalau pemain desa punya talenta dan potensi," tandasnya. [dhn]


Komentar Pembaca
Senyum Usai PKB

Senyum Usai PKB

KAMIS, 09 MEI 2019 , 17:22:00

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

SABTU, 27 APRIL 2019 , 17:29:00

Kemenangan Indonesia

Kemenangan Indonesia

SABTU, 20 APRIL 2019 , 00:27:00

The ads will close in 10 Seconds