Gawat, Infografik Bawaslu Kabupaten Serang Bocor

Politik  JUM'AT, 30 NOVEMBER 2018 , 15:41:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Gawat, Infografik Bawaslu Kabupaten Serang Bocor

Foto/Ilustrasi

RMOLBanten. Infografik Internal yang menunjukan data pelanggaran alat peraga kampanye (APK) yang dikeluarkan Bawaslu Kabupaten Serang kepada Panwascam sempat bocor dan viral.

Dari data itu, terpampang pasangan nomor urut satu pilpres Jokowi-Ma'ruf Amin menjadi pelanggar terbanyak dengan persentasi 96 persen. Sedangkan, nomor urut dua Prabowo-Sandi sebanyak 4 persen.

Tidak sedikit netizen yang mengomentari postingan tersebut seperti akun berinisial DAH yang memposting infografik Bawaslu tersebut di akun media sosial Facebook.

"Apakah layak disebut si Curang, Jika setuju dan like share atuh," tulisnya.

Menyikapi hal itu, Komisioner Bawaslu Kabupaten Serang Ari Setiawan mengatakan, infografik yang viral di media sosial itu adalah benar produk atau hasil dari data pengawasan dan penindakan yang dikirimkan oleh Panwascam se-Kabupaten Serang.

"Data itu kemudian direkap oleh Bawaslu Kabupaten Serang disampaikan dalam bentuk infografik kemudian disampaikan kembali kepada panwascam melalui Group Whatsapp, sebagai bentuk pencegahannya ke depan," katanya, Jumat (30/11).

Sebetulnya data yang disampaikan ke panwascam melalui WhatsApp group itu, dikatakan Ari, tidak hanya menjadi viral di media sosial tapi juga sudah disampaikan kepada stakeholder terkait.

Sebagaimana diatur dalam Undang- undang 7 tahun 2017 tentang Pemilu dan Perbawaslu 28 Tahun 2018 tentang Pengawasan kampanye pemilihan umum untuk ditindaklanjuti.

"Itu memang menjadi informasi yang krusial apalagi terkait pelanggaran, jadi bisa saja dimanfaatkan oleh siapapun yang di luar sana, tetapi sekali lagi informasi ini tidak bisa kami tutup-tutupi," ucapnya.

Menurutnya, informasi data pelanggaran pemasangan APK adalah informasi yang dinamis, karena disampaikan secara periodik oleh pengawas pemilu.

"Datanya bisa berubah sesuai dengan hasil pengawasan tiap periodenya. Informasi tersebut juga merupakan informasi publik berkala sebagaimana diatur dalam Pasal 9 UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan Informasi Publik," ucapnya.

Diterangkan Ari, di pasal 1 angka 3 Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 tahun 2014 tentang Standar Layanan dan Prosedur Penyelesaian Sengketa Informasi Permilihan Umum yang wajib disampaikan oleh Badan Publik dalam hal ini Bawaslu Kabupaten Serang.

"Sekali lagi penyampaian informasi tersebut kepada Panwascam se Kabupaten Serang tidak lain adalah bertujuan untuk meningkatkan kinerja pengawasan dan penindakan pelanggaran yang dilakukan oleh Bawaslu demi menjaga proses pemilu yang jujur, adil, terbuka," pungkasnya. [ars]



Komentar Pembaca
Senyum Usai PKB

Senyum Usai PKB

KAMIS, 09 MEI 2019 , 17:22:00

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

SABTU, 27 APRIL 2019 , 17:29:00

Kemenangan Indonesia

Kemenangan Indonesia

SABTU, 20 APRIL 2019 , 00:27:00

The ads will close in 10 Seconds