Desmond: Reuni 212 Karena Ketidakadilan Pemerintah

Politik  SABTU, 01 DESEMBER 2018 , 19:11:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Desmond: Reuni 212 Karena Ketidakadilan Pemerintah

Massa 212/Net

RMOLBanten. Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond Junaidi Mahesa menyampaikan bahwa reuni 212 yang akan dipusatkan di Monas, Jakarta terjadi lantaran ketidakadilan dari pemerintah.

"Tujuannya kan mempersatukan umat. Kenapa ini tumbuh karena ada arus tekanan ketidakadilan. Saya sebagai aktivis paham kalau reuni 212 ada tekanan, otomatis orang itu seperti per yang membalik," ujarnya, Sabtu (1/12).

Selain itu, diterangkan Desmond reuni 212 ini ada diakibatkan Presiden Jokowi yang tidak responsip terhadap aksi 212 pertama.

"Pemantulan-pemantulan politik seperti ini sebenarnya tidak akan terjadi seandainya di masa-masa lalu polisi tidak reprensif kasus 212 yang pertama. Kemudian diterima oleh Pak Jokowi, yang ada Pak Jokowi kan menghindar," sambungnya.

Padahal dikatakan Desmond, pada saat aksi 212 pertama,  Prabowo telah memberi arahan kepada Presiden Jokowi untuk menemui para aksi 212 untuk mendengarkan aspirasi mereka.

"Tapi Jokowi kok ketakutan dan akhirnya sebagai alat politik yang menguntungkan Anis-Sandi dalam konteks politik, yang saat itu menjadi pesaing Aho-Jarot di pilgub DKI Jakarta," terangnya.

Pada aksi 212 minggu besok, dijelaskan Desmond secara politik hal ini akan sangat menguntungkan pasangan calon nomor urut dua Prabowo-Sandi.

"Saat Ijtima ulama itu menyatakan seperti ini, semakin di tekan kelompok 212 ini semakin melawan dan ini yang terjadi saat ini. Ini jadi kelemahan di pemerintahan dan menjadi keuntungan Pak prabowo," pungkasnya. [ars]

Komentar Pembaca
Senyum Usai PKB

Senyum Usai PKB

KAMIS, 09 MEI 2019 , 17:22:00

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

SABTU, 27 APRIL 2019 , 17:29:00

Kemenangan Indonesia

Kemenangan Indonesia

SABTU, 20 APRIL 2019 , 00:27:00

The ads will close in 10 Seconds