Inilah OPD Banten Dengan Serapan Anggaran Rendah

Politik  SELASA, 04 DESEMBER 2018 , 09:23:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Inilah OPD Banten Dengan Serapan Anggaran Rendah

Foto/Dok

RMOLBanten. Ada delapan organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkungan Pemprov Banten pada APBD tahun 2018, dengan serapan fisik yang masih di bawah 80 persen.
   
Kedelapan OPD itu adalah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) 70,08 persen, Inspektorat 71,07 persen, Sekretariat DPRD 59,52 persen dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) 75,36 persen.

Kemudidan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) 70,46 persen, Badan Penghubung 75,00 persen, Dinas Kesehatan plus RSUD 73,79 persen dan Dinas Sosial 72,32 persen.

Kemudian OPD di lingkup Asda II serapan keuanganna hingga 30 November senilai Rp 5.799.560.060.678 atau 76,10 persen dari pagu Rp 7.621.022.102.688. Kurang Rp 868.214.873.047 dari target di November atau terjadi deviasi minus 11,39 persen. Adapun sisa anggaran yang belum terserap mencapai Rp 1.821.462.042.010.

Untuk serapan fisik, sampai dengan 26 November telah berada pada angka 81,56 persen dari target di November 86,99 persen atau deviasi sebesar minus 5,49 persen.

Ada empat OPD dengan serapan fisik di bawah 80 persen yaitu Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) 31,21 persen. Kemudian, Dinas Pertanian 75,46 persen. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasaan Pemukiman (DPRKP) 73,17 persen. Terakhir Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) 50,03 persen.

Sementara untuk OPD di lingkup Asda III serapan keuangannya pada periode yang sama telah mencapai Rp 244.707.664.384 atau 78,12 persen dari pagu Rp 313.241.567.924 atau kurang Rp 54.362.842 dari target di November. Terjadi deviasi minus 17,35 persen. Adapun total anggaran yang belum terserap adalah senilai Rp 68.533.903.540.

Untuk serapan fisik, OPD di lingkup Asda III telah berada di posisi 86,96 persen dari target di November 91,27 persen atau ada deviasi minus 4,30 persen. Meski demikian, seluruh OPD yang berada di sana, serapan fisik seluruhnya sudah di atas 80 persen.

Kepala Biro Administrasi Pemerintahan (Adpem) yang jua Sekretaris Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Banten Mahdani mengungkapkan, secara keseluruhan serapan fisik dan keuangan sudah menunjukan progres yang baik.

Serapan (total) 74 untuk keuangan dan fisiknya 84 persen,” ujarnya usai menghadiri rapat pimpinan di Aula Kantor Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda)  KP3B, Kota Serang, Senin (3/12).
Mahdani, menjelaskan, besaran serapan yang berada di prosentase tersebut terjadi karena belum optimalnya serapan di beberapa OPD. Mereka berkontribusi terhadap capaian total karena serapannya masih di bawah 80 persen.

Seperti di (Dinas) Kesehatan karena memang sekarang gabungan dengan rumah sakit, kerjaan rumah sakit belum clear. Kemudian di DPRKP  masih di bawah 80 persen. DPUPR itu  20 paket yang bergeser selesai di Desember,” ungkapnya.

Namun demikin pihaknya optimistis, capaian serapan secepatnya akan bertambah. Saat ini pihaknya sedang memproses usulan pencairan kepada pelaksanaan proyek yang lambat mengajakukan syarat admisnistrasi dengan nilai sebesar Rp 500 miliar.

Kalau dari sisi pekerjaan enggak ada masalah. Insya Allah di akhir Desember nanti realisasi (seapan) bisa 90 persen, itu sudah masuk bagus. Sekarang rata-rata sudah di 80 persen karena yang kita laporkan yang sudah pertanggungjawaban, bukan yang ambil duitnya,” ungkapnya.

Gubernur Banten Wahidin Halim (WZH) mengatakan, capaian serapan fisik yang mencapai 84 persen adalah raihan yang baik. Sebab, pembayaran pelaksanaan proyek fisik sebagian besar baru akan dilakukan pada Desember ini.

Sudah bagus sudah 84 persen. Sudah standar, fisik rata-rata 70 persen, sudah bagus karena kan pembayarannya sampai Desember, tanggal 25, sesuai kontrak,” pungkasnya. [dhn]


Komentar Pembaca
Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Surya Paloh Tidak Menegakkan UU Pers

Surya Paloh Tidak Menegakkan UU Pers

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Menpora Penasaran Siapa Pelapor Dahnil

Menpora Penasaran Siapa Pelapor Dahnil

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Ban Lion JT-610 Tiba Di Jakarta

Ban Lion JT-610 Tiba Di Jakarta

MINGGU, 04 NOVEMBER 2018 , 08:39:00

Bengkel Motor Kasih Sayang

Bengkel Motor Kasih Sayang

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 , 17:16:00

Keluarga TB Chasan Deklarasi Dukung Jokowi

Keluarga TB Chasan Deklarasi Dukung Jokowi

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 , 18:47:00

The ads will close in 10 Seconds