Truk Limbah Radioaktif Kecelakaan Di Puspiptek

Daerah  KAMIS, 06 DESEMBER 2018 , 16:59:00 WIB | LAPORAN: AHMAD RIZKI SUHAEDI

Truk Limbah Radioaktif Kecelakaan Di Puspiptek

Simulasi/ARS

RMOLBanten. Truk pembawa zat radioaktif mengalami kecelakaan hingga menimbulkan ledakan. Sopir dan dua penumpang luka-luka.

Gambaran tersebut merupakan simulasi kecelakaan yang digelar BAPETEN bekerjasama dan berkoordinasi dengan Puspiptek, BATAN, Kepolisian dan TNI Zeni Nuklir Biologi dan Kimia (Nubika) di Puspiptek, Setu, Kota Tangsel, Kamis, (6/12).

Diceritakan pada latihan penanggulangan kedaruratan radiologi yang diakibatkan kecelakaan transportasi yang melibatkan sumber radioaktif yang akan dilimbahkan ke PTLR BATAN.

Mobil pembawa limbah yang membawa zat radioaktif bertabrakan dengan mobil lainnya sehingga menimbulkan ledakan akibat tanki bensin dan mengkontaminasi kawasan Puspitek.

Ada korban terpapar zat radioaktif akibat insiden tersebut. Seorang pengemudi mobil pembawa zat radioaktif terjepit di mobil dan satunya terpapar zat radioaktif ringan. Tak berapa lama, mobil ambulans tiba di lokasi dan tim medis menyelamatkan tiga korban dari kecelakaan itu.

Kemudian, Tim Nubika datang dan melakukan sejumlah rangkaian dekontaminasi atau pembersihan dari kontaminasi bahan radioaktif. Agar, paparan zat pada korban dan lingkungan dapat diminimalisasi.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten), Abdul Qohhar Teguh Prasetyo mengatakan, sang sopir kemudian dipindai menggunakan alat radiologi asesor untuk mengetahui sejauh mana paparan bahan radio aktif sang sopir.

"Prosesnya tidak sampai di situ, mobil ambulance yang dekat dari TKP juga menjalani proses dekontaminasi, dengan disiram air dan menggunakan cairan sabun pembersih, seperti mencuci mobil," ungkapnya.

Gladi lapangan itu bertujuan untuk menyiagakan petugas dan peralatan untuk menangani masalah dalam penghantaran bahan radioaktif. Selain itu, untuk menguji kesiapan masing-masing unsur dalam penanganan kecelakaan, ingin menguji apakah penanganan pihaknya sudah sesuai SOP.

"Setelah ini masih akan ada proses evaluasi untuk penilaian gladi dan hasilnya menentukan tindak lanjut apa," pungkasnya. [ars]



Komentar Pembaca
Soal Lahan, Jusuf Kalla Bela Prabowo

Soal Lahan, Jusuf Kalla Bela Prabowo

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 19:00:00

Ani Yudhoyono Dijaga SBY Dan Cucu

Ani Yudhoyono Dijaga SBY Dan Cucu

SABTU, 16 FEBRUARI 2019 , 21:00:00

BENANG MERAH (EPS.167): Tak Seirama Di Kubu Petahana
Ceramah Ustaz Adi Hidayat

Ceramah Ustaz Adi Hidayat

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 , 20:31:00

Jokowi Menunduk Ke Mega

Jokowi Menunduk Ke Mega

KAMIS, 10 JANUARI 2019 , 16:35:00

Airin Jenguk Anak Buah

Airin Jenguk Anak Buah

SELASA, 22 JANUARI 2019 , 10:39:00

The ads will close in 10 Seconds