FPI Pertanyakan Kasus Anak Yang Ancam Tembak Jokowi

Hukum  KAMIS, 06 DESEMBER 2018 , 18:46:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ADHARI

FPI Pertanyakan Kasus Anak Yang Ancam Tembak Jokowi

Aksi damai FPI/RMOL

RMOLBanten. Kasus ABG berusia 16 tahun berinisial RJ yang menantang dan mengancam akan menembak Presiden Jokowi dalam sebuah video yang sempat viral jelas sebuah ancaman serius.
Demikian pernyataan massa dari laskar Front Pembela Islam (FPI) yang menggelar aksi damai untuk mengawal Habib Bahar bin Smith yang diperiksa oleh Bareskrim Mabes Polri.
"Kita tunggu hasilnya, yang jelas kita minta keadilan, karena banyak (kasus) di luar Habib Bahar sendiri yang menghina Presiden Jokowi. Dan itu nggak dijalankan dan tidak pernah diproses hukum," kata Panglima Laskar FPI Maman Suryadi saat orasi di Bareskrim, Gambir, Kamis (6/12).

Dikatakan, Pendiri Majelis Pembela Rasulullah itu tidak ada niat menghina pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo (Jokowi). Akan tetapi tetap diproses secara hukum dan kasusnya ditingkatkan ke penyidikan.

Sementara, banyak kasus-kasus yang menghina dan menantang Presiden Jokowi, tapi tidak diproses. Atas dasar hal itu, massa menuntut keadilan atas kasus Habib Bahar.

"Kami menuntut keadilan, bagaimana Habib Bahar dalam konteks yang dibicarakan itu tidak pernah menghina pemerintah. Artinya itu banyak hal-hal di luar itu, kenapa nggak pernah diproses (secara hukum)," tegasnya. [dhn]



Komentar Pembaca
Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Surya Paloh Tidak Menegakkan UU Pers

Surya Paloh Tidak Menegakkan UU Pers

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Menpora Penasaran Siapa Pelapor Dahnil

Menpora Penasaran Siapa Pelapor Dahnil

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Ban Lion JT-610 Tiba Di Jakarta

Ban Lion JT-610 Tiba Di Jakarta

MINGGU, 04 NOVEMBER 2018 , 08:39:00

Bengkel Motor Kasih Sayang

Bengkel Motor Kasih Sayang

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 , 17:16:00

Keluarga TB Chasan Deklarasi Dukung Jokowi

Keluarga TB Chasan Deklarasi Dukung Jokowi

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 , 18:47:00

The ads will close in 10 Seconds