UMKM Di Kabupaten Serang Serap 73.452 Tenaga Kerja

Kota Serang  JUM'AT, 21 DESEMBER 2018 , 19:46:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

UMKM Di Kabupaten Serang Serap 73.452 Tenaga Kerja

Pandji Tirtayasa/RMOL

RMOLBanten. Usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Serang sudah menyerap tenaga kerja sebanyak 73.452 orang.

Disperindag Kabupaten Serang mencatat ada 26.091 UMKM. Dengan perincian usaha mikro ada 21.852 unit, usaha kecil ada 3.955 unit dan usaha menengah 284 unit.
Untuk lebih meningkatkan itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus memfasilitasi pemasaran produk usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Sebagai upaya mendorong perekonomian masyarakat di Kabupaten Serang diluncurkan Gerai Due Kite berupa kios dan pemasaran online.

Peluncuran Gerai Due Kite ini dilakukan Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa di Pendopo Bupati Serang, Jumat (21/12).

Kios Gerai Due Kite hadir di Kecamatan Baros, Jalan Serang-Pandeglang yang berdekatan dengan Kios Duren Jatohan Haji Arif (DJHA). Kemudian dibuat pula pasar online melalui website Gerai Due Kite.

Pasar online menjadi solusi pelaku UMKM untuk memasarkan produk secara luas kepada konsumen. Namun saya sudah tekankan agar dikelola secara profesional dan menarik minat konsumen,” ujar Pandji.

Pandji juga meminta, pasar online melakukan perbaikan agar sesuai dengan e-commerce pada umumnya dengan melakukan menajemen pengelolaan website dan transaksi penjualan barang secara profesional.

Jadi, pasar online memiliki manajemen seperti layaknya toko online yang bertransaksi yang dikelola secara professional agar dipercaya oleh konsumen,” katanya.

Pandji mengatakan, produk UMKM Kabupaten sangat beragam dan harus dikenal luas sehingga butuh strategi permodalan dan pemasaran secara efektif.

Selain pemasaran, UMKM  juga harus  memperhatikan manajemen produksi, kualitas, pemasaran, dan keuangan,” ujarnya.

Perlu diketahui, Pemkab Serang di bawah kepemimpinan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah juga telah melakukan upaya agar pengusaha UMKM terus berjalan dengan baik. Dari sisi permodalan, telah dilakukan kerja sama antara BPR Serang, Diskoperindag, dan PT Jamkrida Banten.

Sementara Untuk pemasaran telah bekerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk memasarkan produk UMKM serta menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) untuk mempermudah perizinan membuka UMKM.

"Jika UMKM bergerak dan berkembang, perekonomian daerah akan maju. Karena itu butuh strategi yang konsisten dan berkelanjutan,” ujar Pandji.

Sementara itu, Sekretaris Diskoperindag Kabupaten Serang, Dedi Arif Rohidi mengatakan, pihaknya terus memperbaiki sistem pemasaran produk UMKM melalui Gerai Due Kite, baik evaluasi kios hingga pengembangan e-commerce yang sedang ramai digunakan.

"Kami terus fasilitasi pelaku UMKM mulai dari permodalan, menyajikan produk berkualitas, hingga pemasaran," tuturnya. [dhn]


Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds