TSUNAMI BANTEN

Bupati Irna Kawal Evakuasi Korban Tsunami

Kabupaten Pandeglang  MINGGU, 23 DESEMBER 2018 , 08:31:00 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

Bupati Irna Kawal Evakuasi Korban Tsunami

Irna Narulita/Net

RMOLBanten. Proses evakuasi para korban tsunami yang terjadi tadi malam langsung dipimpin Bupati Pandeglang, Irna Narulita bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Bupati Irna didampingi Kepala Biro Operasional Polda Banten Kombes A. Roemtaat, Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono, Dandim 0601 Letkol Inf Fitriana Nur Heru Wibawa, Asda Pemerintahan Agus Priyadi Mustika, Kadis PUPR Girgi Jantoro, Kepala BPBD Asep Rahmat, Direktur RSUD dr. Firman.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Irna menyampaikan turut berduka cita atas terjadinya musibah ini.

Kata Irna, ini mengingatkan agar terus berdzikir dan berdoa kepada Allah SWT.

"Semoga Bapak dan Ibu diberi kesabaran dan ketabahan, ini ujian bagi kita semua, mudah - mudahan ada hikmah yang dapat kita ambil dalam setiap kejadian," kata Bupati Irna usai dari dua puskesmas di Carita dan Labuan, Sabtu (22/12).

Bupati mengimbau, karena curah hujan yang lebat di akhir Desember hingga awal Januari, agar masyarakat selalu waspada.

"Jaga saudara kita dalam kondisi apapun, jika ingin berpergian selalu memperhatikan cuaca yang dinformasikan oleh BMKG," terang Irna.

Untuk mempermudah proses evakuasi korban yang masih tertimbun, kata Irna, Pemkab Pandeglang akan menurunkan alat berat.

"Kami sudah turunkan lima loder dan lima eksapator yang dibantu Provinsi Banten," ujarnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan masih akan ada tsunami susulan terjadi di perairan Selat Sunda. Sebab, BMKG tidak bisa memprediksi sampai kapan aktivitas Gunung Anak Krakatau berhenti.

"Masih akan ada tsunami susulan. Tremor, guncang lereng Gunung Anak Krakatau, kalau itu rontok akan terjadi (tsunami lagi)," kata Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati.

Dengan kondisi ketidakpastian tersebut, dia mengimbau masyarakat jangan kembali ke pantai dahulu. Sebab, berdasarkan papan pengukuran (tide gauge), saat ini tremor masih berjalan.[dhn] 

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds